Ninoy Karundeng Ancam Adukan Pengurus Masjid Al-Falah Terkait Penyebaran Berita Bohong

Pegiat media sosial yang juga relawan Joko Widodo saat Pilpres 2019, Ninoy Karundeng, membantah pernyataan Dewan Kemakmuran(DKM) Masjid Al-Falah.

Ninoy Karundeng Ancam Adukan Pengurus Masjid Al-Falah Terkait Penyebaran Berita Bohong
Tribunnews.com/Fahdi
Pegiat media sosial, Ninoy Karundeng di Polda Metro jaya 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pegiat media sosial yang juga relawan Joko Widodo saat Pilpres 2019, Ninoy Karundeng, membantah pernyataan yang disampaikan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al-Falah, Iskandar, kepada awak media.

Iskandar sebelumnya mengatakan bahwa tidak ada peristiwa penyekapan terhadap Ninoy di Masjid Al-Falah pada 30 September lalu.

Menurut Ninoy, Iskandar tidak berada di tempat kejadian perkara (TKP) saat peristiwa penganiayaan itu terjadi.

Karena itu, Iskandar disebut telah memberikan pernyataan palsu.

"Saya sebagai korban, apa yang disampaikan oleh Bapak Iskandar, saya tidak pernah melihat Bapak Iskandar di dalam masjid tersebut," kata Ninoy di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (10/10/2019).

Beraksi Sendiri, Perempuan Ini Lakukan Penggelapan Mobil Rental, 62 Mobil dalam Dua Bulan

Ninoy memberikan kesempatan kepada Iskandar untuk mengklarifikasi pernyataan yang dilontarkan kepada media. Jika tidak, dia akan melaporkan Iskandar ke polisi atas dugaan penyebaran berita bohong.

"Saya mohon Bapak Iskandar untuk mencabut, memberikan klarifikasi bahwa apa yang disampaikan tidak benar. Jika tidak dilakukan, saya sebagai orang yang mengalami pemukulan, saya akan melaporkan ke pihak kepolisian untuk penyebaran berita bohong," ungkap Ninoy.

Sebelumnya, Iskandar menepis pernyataan Ninoy Karundeng yang menyatakan bahwa ia disekap dan dianiaya di Masjid Al-Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat.

Iskandar menyebutkan, kala itu ada sekitar 30 orang demonstran di dalam Masjid Al-Falah bersama Ninoy.

"Kalau dia katakan jadi tempat penyekapan itu ya hak dia (Ninoy Karundeng) saya tidak ikut campur. Menurut yang saya tahu dan saya lihat itu tidak ada penyekapan. Masjid ini hanya diperuntukan untuk menolong dan membantu korban (demonstran yang berlindung dari gas air mata) selain itu tidak ada," ujar Iskandar saat ditemui di Masjid Al Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu.

Menurut Iskandar, Ninoy saat itu hanya dibawa ke dalam masjid lantaran warga berbelas kasihan menolong Ninoy dari amukan massa.

Wiranto Ditusuk, TNI Bakal Ubah SOP Pengamanan Kepala Negara, Bisakah Jokowi Menyalami Rakyat?

"Kami pengurus DKM hanya membantu menyelamatkan dari amukan massa. Kami bantu alasan kemanusiaan," kata dia.

"Kami masukan di sini semua. Kami berikan pertolongan pertama di sini. Tidak ada penyekapan, dokter ada di dalam, paramedis di dalam, korban sebagian di dalam, termasuk si Ninoy," tambah dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ninoy Karundeng Ancam Adukan Pengurus Masjid Al-Falah soal Penyebaran Berita Bohong"

Editor: Suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved