Sering Dilanda Banjir, Aktivitas Kampung Belajar Ciliwung Terhenti Sejak 2018

Aktivitas belajar di 'Kampung Belajar Ciliwung' dinonaktifkan sejak tahun lalu akibat banjir.

Sering Dilanda Banjir, Aktivitas Kampung Belajar Ciliwung Terhenti Sejak 2018
Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Suasana Kampung Belajar Ciliwung, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (10/10/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Aktivitas belajar di 'Kampung Belajar Ciliwung' dinonaktifkan sejak tahun lalu akibat banjir.

Kampung Belajar Ciliwung yang terletak di Jalan Jembatan Satu RT 8/5 Nomor 51 Kelurahan Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur ini memiliki program Taman Baca Anak, Taman Pendidikan Al Quran, Taman Bermain Anak, Paket Belajar dan Pelatihan.

Lokasi tersebut juga berdekatan dengan aliran Kali Ciliwung, sehingga menjadi langganan banjir ketika musim hujan tiba.

Satu diantara eks pengajar ngaji di Kampung Belajar Ciliwung, Khairuman Effendy
Satu diantara eks pengajar ngaji di Kampung Belajar Ciliwung, Khairuman Effendy (Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Satu diantara eks pengajar ngaji di Kampung Belajar Ciliwung, Khairuman Effendy mengatakan sejak tahun 2018 kegiatan belajar gratis untuk anak-anak sekitar harus terhenti.

"Pas banjir tahun 2018, meja, kursi dan buku-buku serta iqro itu hanyut terbawa genangan. Lokasi kita kan dekat dengan bantaran kali dan waktu itu terendam sampai kelihatan atapnya aja. Sekalipun meja sama kursinya ada tapi kan jadi rusak karena terendam," ungkapnya di Kramat Jati, Kamis (10/10/2019).

Setelah tak ada lagi yang bisa diperbaiki, akhirnya hingga kini sudah tak ada lagi kegiatan belajar maupun mengaji di Kampung Belajar Ciliwung.

Menurut Khairuman tenaga pengajarnya pun sudah tak lagi datang maupun tinggal di lokasi tersebut.

"Di sini sisa saya ber-3 aja. Sisa yang lainnya sudah enggak di sini dan punya kerjaan lain. Kita yang di sini juga sudah pada punya kerjaan lain. Jadi di sini cuma nempatin aja sebab kondisinya juga sudah pada bocor," sambungnya.

Pemohon SIM Pintar di Satpas Serpong Antusias dengan Kecanggihannya

Puluhan Balita Diduga Keracunan Makanan Posyandu, Lurah Pademangan Timur Tunggu Hasil Laboratorium

Pantauan TribunJakarta.com, selain bocor, dinding luar mapun dalam Kampung Belajar Ciliwung sudah nampak retak.

Tak ada lagi meja maupun kursi yang tersisa. Bahkan di sisi kiri bangunan tempat belajar untuk anak-anak dibiarkan terbengkalai dan tak digunakan lagi sejak tahun lalu.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved