Dukung Pemprov DKI Bangun Kampung Akuarium, Gerindra: Prinsipnya Boleh Karena Bukan Jalur Hijau

Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membangun kembali Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara mendapat dukungan dari Fraksi Gerindra DPRD

Dukung Pemprov DKI Bangun Kampung Akuarium, Gerindra: Prinsipnya Boleh Karena Bukan Jalur Hijau
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Gerindra Syarif saat ditemui awak media di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membangun kembali Kampung Akuarium, Penjaringan Jakarta Utara mendapat dukungan dari Fraksi Gerindra DPRD DKI.

Wakil Ketua DPRD non definitif dari Fraksi Gerindra Syarif mengatakan, lokasi Kampung Akuarium yang bukan termasuk jalur hijau sangat memungkinkan untuk membangun pemukiman warga di kawasan itu.

"Prinsipnya boleh dibangun. Boleh dibangun apa saja di suatu kawasan yang bukan jalur hijau," ucapnya, Jumat (11/10/2019).

SPBU di Setu Cipayung Jakarta Timur Terbakar, Pengendara Bermain Handphone Jadi Penyebabnya

Ia pun merujuk pada Pasal 607 Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi.

Dimana dalam Perda tersebut dijelaskan bahwa pembangunan oleh Pemerintah Daerah bisa dilakukan di seluruh zonasi, kecuali zona hijau, lindung, dan biru.

Sementara itu, kawasan Kampung Akuarium sendiri masuk dalam zona P3 atau cagar budaya.

"Pembangunan rumah susun bisa di kawasan itu. Kegiatan rumah susun di sub zona P3 diizinkan bersyarat sehingga Pemda dapat melakukan pembangunan di lokasi tersebut," ujarnya di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

8 Oknum Polisi Polresta Bandara Soekarno-Hatta Diduga Aniaya dan Peras 5 Polisi Arab Saudi

Dalam perencanaan pembangunan, Syarif pun menyebut Pemprov DKI akan melibatkan sejumlah pihak, termasuk masyarakat Kampung Akuarium yang telah tinggal di wilayah itu selama puluhan tahun.

"Sekarang dalam kajian DED (Detail Enggineering Design). DED-nya juga mendapat masukan dari masyarakat setempat," kata Syarif.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved