Pembangunan Jembatan Dekat Pemerintahan Kota Tangerang, Ada Pengalihan Jalur Sampai Desember 2019

Dinas Perhubungan akan melakukan beberapa rekayasa lalu lintas buntut dari beberapa proyek pembangunan hingga bukan Desember 2019 mendatang.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Pembangunan jembatan di depan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang yang akan ditargetkan selesai hingga Desember 2019, Jumat (11/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Dinas Perhubungan akan melakukan beberapa rekayasa lalu lintas buntut dari beberapa proyek pembangunan hingga bukan Desember 2019 mendatang.

Warga Kota Tangerang, diminta untuk mencari jalan alternatif selama pekerjaan perbaikan jembatan yang saat ini sedang dilakukan perbaikan Pemerintah Kota Tangerang yang ada dibeberapa titik.

Hal iu untuk penguraian tingkat kemacetan jalur lalu lintas di dekat Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Kepala Bidang Lalulintas pada Dishub Kota Tangerang Andika Nugraha mengatakan telah berkoordinasi dengan dinas PUPR soal pengalihan lalu lintas sampe bulan Desember 2019.

"Kita akan lakukan pengalihan arus sampai dengan Desember mendatang, di mana pengalihan arus tersebut dilakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan serta kemacetan panjang," ujar Andhika kepada wartawan, Jumat (11/10/2019).

Ia memastikan tidak akan ada penghambatan lalu lintas alias tidak akan ada kemacetan yang signifikan selama pembangunan jembatan di depan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

"Selama proyek jembatan ini kendaraan padat itu sudah pasti, tetapi kita hadir untuk melakukan rekayasa pengalihan arus agar tidak terjadi kemacetan yang panjang," tutur Andhika.

Ungkapkan Isi Hati, Vicky Prasetyo Akui Menyesal Putus dengan Zaskia Gotik: Ini Semua Kesalahan Saya

VIDEO Tangis Haru Ibunda di Pemakaman Akbar Alamsyah, Sempat Histeris Hingga Terkulai Lemas

Menurutnya, Dishub Kota Tangerang tidak akan memusatkan seluruh personel ke titik pembuatan jembatan oleh Dinas PUPR.

Namun, beberapa personel dari Dishub Kota Tangerang tetap akan mengamankan lalu lintas pada waktu padat seperti jam pulang kerja.

"Kita mempunyai personel sekitar 240 orang, itu dibagi-bagi di beberapa wilayah yang ada di Kota Tangerang untuk mengatur lalin. Jika difokuskan di proyek jembatan maka wilayah lain akan berantakan," terang Andhika.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved