Pemprov DKI Jakarta Beri Penjelasan Soal Transparansi Pembahasan Anggaran APBD 2020

Pemprov DKI Jakarta akhirnya buka suara soal belum diunggahnya dokumen KUA-PPAS di situs apbd.jakarta.go.id.

Pemprov DKI Jakarta Beri Penjelasan Soal Transparansi Pembahasan Anggaran APBD 2020
Tribunnews.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta akhirnya buka suara soal belum diunggahnya dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) di situs apbd.jakarta.go.id.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jakarta Sri Mahendra Satria Wirawan mengatakan, pihaknya belum mengunggah dokumen KUA-PPAS lantaran penggodokannya masih memasuki tahap awal.

Ia pun memastikan, masyarakat bisa melihat dokumen yang nantinya menjadi cikal bakal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2020 setelah masuk fase pembahasan dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI.

"Dalam sistem e-budgeting, rancangan KUA-PPAS akan otomatis terpublikasi kalau sudah masuk tahapan berikutnya," ucapnya, Jumat (11/10/2019).

"Saat ini tahapannya baru penyampaian ke DPRD. Setelah selesai pembahasan, rancangan KUA-PPAS baru akan bisa dilihat di situs apbd.jakarta.go.id," tambahnya.

Mehendra pun menampik bila Pemprov DKI Jakarta disebut berusaha menutup-nutupi masalah pembahasan anggaran yang saat ini tengah digodok.

Bahkan, ia pun menyebut, saat kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dokumen pembahasan anggaran juga diunggah secara bertahap ke website resmi Pemprov DKI.

Dokumen itu pun diperbaharui secara berkala, mulai sari Finalisasi Rancangan Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), finalisasi rancangan KUA-PPAS, revisi rancangan KUA-PPAS hingga pmebahasan dengan Banggar DPRD DKI.

"Ini sudah ada ada sejak budgeting zaman pak Ahok. Jadi kalau sekarang ada pernintaan, tuntutan atau harapan itu tentunya harus kita coba diskusikan," ujarnya saat dikonfirmasi.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved