Breaking News:

Menkopolhukam Wiranto Diserang

Agum Gumelar Minta Istri Prajurit TNI Paham Tugas Suami & Komentar Tudingan Kasus Wiranto Rekayasa

Agum Gumelar mengaku mendukung langkah dan sikap tegas Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa

Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/Tangkap layar Kompas TV
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Agum Gumelar dalam wawancara dengan Kompas TV di Jakarta, Sabtu (12/10/2019). 

Lebih lanjut Agum Gumelar minta aparat penegak hukum mengusut tuntas jaringan dari dua orang pelaku yang melukai Wiranto.

"Begini penyidik punya modal apa, 2 orang. Ini pelaku hidup, kami harapkan bisa terungkap jaringnya jangan sampai terputus," kata Agum Gumelar.

Diwartakan sebelumnya Wiranto ditusuk oleh SA (51), di Pandeglang, Banteng, pada Kamis (10/10/2019) siang.

TONTON JUGA

Kabar pencopotan dua anggota TNI berpangkat Komandan Kodim Kendari Kolonel, HS dan Sersan Dua, berinisial Z disampaikan langsung oleh KSAD Jenderal Andika Perkasa.

Pencopotoan kedua anggota TNI AD ini, kata Andika Perkasa, terjadi lantaran istri mereka melakukan pelanggaran Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 Tentang ITE.

"Maka akan kami dorong prosesnya ke peradilan umum karena status dua orang ini masuk dalam ranah proses peradilan," ucap Andika, setelah menjenguk Kemenkopolhukam Wiranto, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2019).

Sementara itu kabar pencopotan satu anggota TNI lain berinisial YNS dipaparkan oleh Kepala Subdinas Penerangan Umum TNI AU Kolonel (Sus) Muhammad Yuris.

YNS sebelumnya menjabat sebagai anggota Satuan Polisi Militer AU (Satpomau) Lanud Muljono Surabaya, Jawa Timur.

"Dalam urusan politik, posisi prajurit TNI AU dan keluarganya (KBT/Keluarga Besar Tentara) sudah jelas, netral," kata Muhammad Yuris dalam keterangan tertulis dikutip TribunJakarta.com dari Kompas.com, Sabtu (12/10/2019).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved