Ini Alasan Penjual Balon Keliling Abah Surahman Sengaja Libur Jualan Hari Jumat

Hal ini terbukti dari setiap hari Jumah, lelaki 81 tahun yang biasa disapa abah ini meliburkan diri dari berdagang balon.

Ini Alasan Penjual Balon Keliling Abah Surahman Sengaja Libur Jualan Hari Jumat
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Surahman, kakek penjual balon yang tinggal di Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (12/10/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Usia senja tak menghalangi langkah Surahman untuk bekerja.

Pria ini juga ingin lebih mendekatkan diri kepada sang Ilahi.

Hal ini terbukti dari setiap hari Jumah, lelaki 81 tahun yang biasa disapa abah ini meliburkan diri dari berdagang balon.

Ya, diusia yang sudah tak muda lagi dengan sisa tenaga yang ada, abah masih harus berjuang menjual balon sejak pukul 07.00 WIB hingga menjelang maghrib.

Diluar hari Jumat, abah yang tinggal di Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur harus berkeliling Makasar dan Cipayung demi menjajakan balon jualannya yang dijual seharga Rp 5 ribu.

"Setiap hari jualan kecuali hari Jumat. Tiap Jumat sebagai lelaki muslim tentunya harus ke masjid. Setiap Jumat makanya abah enggak mau jualan," katanya di Makasar, Sabtu (12/10/2019).

Sebenarnya bukan hanya hari Jumat saja yang ia gunakan untuk beribadah, hari lainnya pun sama. Hanya saja ketika sedang berjualan ia terkadang terlambat salat karena berjualan.

"Salat ya salat. Cuma kalau hari biasa pakaian sering kotor. Jadi kalau maghrib enggak bisa langsung ke mushola atau majid tapi pulang dulu. Makanya saya khususkan hari Jumat untuk fokus beribadah," sambungnya.

Diluar hari Jumat, abah biasa berjualan disekitaran wilayah Kelurahan Makasar dan Kelurahan Cipayung. Dalam seharinya, abah bisa mendapatkan omset sekitar Rp 250 ribu dari penjualan 50 buah balon bila ramai pembeli.

Namun jumlah tersebut belum dikurangi untuk pembelian balon jualannya yang biasanya menghabikan Rp 100 ribu.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved