Penumpang Kereta MRT Jakarta Tembus 91.000 Setiap Bulan

"Sudah 91 ribu rata-rata per bulan. Bahkan di minggu-minggu tertentu, Kamis dan Jumat itu sudah 110 hingga 125 ribu," ucapnya

Penumpang Kereta MRT Jakarta Tembus 91.000 Setiap Bulan
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Kereta MRT saat mengikuti kegiatan uji coba kereta MRT fase 1 lintas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta, Selasa (12/3/2019). Uji coba publik kereta MRT fase 1 dilakukan mulai 12-23 Maret 2019. Hingga 11 Maret, tercatat 184.738 orang yang mendaftar untuk mengikuti rangkaian uji coba tersebut. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, menyebut jumlah penumpang kereta MRT mencapai 91.000 penumpang per bulan.

"Sudah 91 ribu rata-rata per bulan. Bahkan di minggu-minggu tertentu, Kamis dan Jumat itu sudah 110 hingga 125 ribu," ucapnya, di Terowongan Kendal, Jakarta Pusat, Sabtu (12/10/2019).

Menurut dia, melonjaknya jumlah penumpang MRT ini terjadi setelah kebijakan ganjil-genap kendaraan dilakukan di DKI Jakarta.

"Kebijakan ganjil-genap itu juga ikut mendorong. Ini yang kami harapkan," ujarnya.

Karenanya, William menyatakan sedang berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan kegiatan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day, di sekitaran Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan.

Tujuan William mengusulkan hal tersebut untuk merangsang masyarakat di lingkungan setempat berjalan kaki dan menggunakan transportasi publik.

"Kami juga mendorong, kalau bisa Jalan Fatmawati itu pada Minggu dilakukan kebijakan car free day. Sehingga betul-betul orang-orang menggunakan transportasi publik, berjalan kaki, dan bersepeda itu bisa terasa sepanjang jalur MRT," ucap William.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved