Lima Perumahan Terancam Banjir Akibat Tumpukan Sampah Bambu di Bendungan Koja Jatiasih

"Sampah bambu ini kalau tidak segera ditanggulangi akan mengakibatkan banjir juga di lima perumahan," kata Puarman

Lima Perumahan Terancam Banjir Akibat Tumpukan Sampah Bambu di Bendungan Koja Jatiasih
Istimewa/KP2C
Tumpukan sampah bambu di Bendungan Koja Kali Cikeas, Jatiasih, Kota Bekasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATIASIH - Bendungan Koja Kali Cikeas yang berada di Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi kembali dipenuhi sampah bambu. Kondisi ini terjadi setelah volume air di Kali Cikeas meningkat usai hujan yang terjadi di hulu sungai beberapa waktu lalu.

Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) Puarman, mengatakan, terdapat lima perumahan yang terancam banjir akibat tumpukan sampah bambu yang menyumpat aliran Sungai Cikeas. Lima perumahan itu berada di dua wilayah, tiga di Kota Bekasi dan dua perumahan berada di wilayah Kabupaten Bogor.

"Sampah bambu ini kalau tidak segera ditanggulangi akan mengakibatkan banjir juga di lima perumahan," kata Puarman, Minggu (13/10/2019).

Lima perumahan itu diantaranya, Perumahan Villa Nusa Indah, Villa Mahkota Pesona, kedua perumahan ini berada di wilayah Kabupaten Bogor. Sedangkan untuk di wilayah Kota Bekasi diantaranya, Perumahan Mandosi Permai, Perumahan Puri Nusapala, dan Perumahan Jatisari," paparnya.

"Semakin hari sampah akan bertambah bukan hanya sampah bambu, ada sampah limbah domestik, itu bisa membendung dan bisa menyebabkan aliran sungai meluap terjadi banjir bandang," jelasnya.

Puarman menilai, tumpukan sampah bambu ini diperkirakan mencapai 1.200 kubik. Fenomena tumpukan sampah bambu sudah kerap terjadi. Terkahir, kondisi serupa terjadi pada April 2019 lalu.

"Asal ada kenaikan air sungai Cikeas hampir 200 cm, selalu membawa material sampah bambu. Jenis sampah 90 persen sampah bambu, 10 persen sampah rumah tangga," ujar Puarman.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Yayan Yuliana memastikan, kegiatan pengangkutan sampah bambu di Bendungan Koja Kali Cikeas Jatiasih dilakukan pada, Selasa, 15 Oktober 2019 mendatang, dengan menerjunkan personel gabungan.

"Rencana pada Selasa, 15 oktober 2019 akan dilakukan pembersihan sampah bambu di bendung koja melibatkan stakeholder termasuk pasukan katak kita diturunkan untuk membersihkan sampah," kata Yayan, Jumat (11/10/2019).

Kisah Asmara Rugaiya Usman, Wiranto Tak Pernah Ungkap Cinta saat Pacaran & Rumah Tangga Langgeng

Diminta Uya Kuya Buang Rolex Palsu Rp 130 Juta, Barbie Kumalasari Langsung Bereaksi

Terkuak Sisi Lain Arteria Dahlan yang Luput dari Sorotan, Ini Perlakuannya pada Ibunda

Personel gabungan yang terlibat terdiri dari, 35 personil pasukan katak dan UPTD Wilayah, 10 personil DBMSDA Kota Bekasi, enam personil DLH Provinsi Jawa Barat, Unsur TNI, DLH Kabupaten Bogor menurunkan tiga Truk sampah.

Selanjutnya, empat personel Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) dilengkapi satu alat pemotong, empat personel Perum Jasa Tirta II dilengkapi satu unit chain Saw, satu unit tackle 5 ton dan tambang Dadung.

Serta dari unsur TNI Kodam III Siliwangi, Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), ditambah personel dari Kecamatan Gunung Putri, Bogor dan Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved