Breaking News:

Curhat Keluarga Korban Kecelakaan, Dipepet Makelar Ambulans Bayar Rp 500 Ribu, Begini Modusnya

Padahal, setengah jam sebelumnya, keluarga korban sudah membayar uang pengurusan jenazah (biaya forensik dan pemulasaraan jenazah) lebih kurang Rp 2,3

TRIBUN BALI/I MADE ARDIANGGA
ilustrasi ambulans 

Mereka saling bertukar informasi kecelakaan atau musibah lainnya melalui media sosial dan grup WhatsApp.

"Mereka mengaku dari yayasan, tapi tidak tahu yayasan mana. Menawarkan ambulans untuk mengangkut jenazah. Mereka mematok Rp 500 ribu," ujar seorang anggota keluarga korban meninggal, sebut saja Melati (25).

Melati mengatakan, saat jenazah kerabatnya itu tiba di kamar jenazah rumah sakit, sejumlah relawan, dengan mengenakan jaket perusahaan ojek online ternama, menghampiri keluarga korban menawarkan jasa ambulans untuk mengantar jenazah ke rumah duka.

Ada sekitar empat orang yang menawarkan jasa ambulans jenazah.

"Saya relawan, kalau perlu ambulans, saya bisa kontak yayasan," ujar seorang dari mereka saat menawarkan diri.

Tribun menelusuri keberadaan makelar dan relawan ambulans tersebut ke sejumlah sopir ambulans forensik di RSHS Bandung.

"Mereka ini memang kerap berulah. Jika ada kejadian kecelakaan, korban meninggal di bawa ke sini. Mereka langsung memepet keluarga korban, menawarkan jasa pengawalan ambulans hingga menyediakan ambulans untuk mengantar jenazah ke rumah duka. Mereka mematok harga tertentu," ujar Joni (45), bukan nama sebenarnya, seorang petugas ambulans kamar forensik RSHS.

Menurut Joni, sopir ambulans forensik selalu berkoordinasi dengan polisi terkait evakuasi jenazah korban. Mereka selalu memegang prinsip pantang meminta uang pada keluarga korban.

Salman (40), petugas keamanan gedung forensik RSHS Bandung, membenarkan bahwa keberadaan relawan yang juga makelar ambulans ini kerap terlihat di RSHS.

"Tiba-tiba nyelonong masuk ke kamar jenazah, lalu foto-foto korban. Makanya pada beberapa kasus, sering kami tegur," ujar Salman.

Cium Tangan Hendar, Awkarin Duduk Lesehan dan Berikan Santunan Driver Ojol yang Kehilangan Motor

Halaman
1234
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved