Keluarga Korban Penusukan Hingga Tewas di Tangerang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Keluarga dari korban penusukan hingga meninggal di kawasan Ciledug, Kota Tangerang minta nyawa dibalas nyawa.

Keluarga Korban Penusukan Hingga Tewas di Tangerang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Bibi korban bernama Mastiya Nita saat ditemui di dekat rumah duka kawasan Ciledug, Kota Tangerang, Senin (14/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, CILEDUG - Keluarga dari korban penusukan hingga meninggal di kawasan Ciledug, Kota Tangerang minta nyawa dibalas nyawa.

Diketahui seorang remaja bernama Ahmad Zumaidi (20) meregang nyawa setelah perutnya tertikam pisau oleh Arul (24) hari Minggu (13/10/2019) dini hari.

Kejadian berdarah tersebut terjadi di bilangan Perum Puri Kartika Baru, Jalan Sawo Blok J7, Ciledug, Kota Tangerang.

Bibi dari korban, Mastiya Nita mengharapkan si pelaku alias Arul dapat dihukum seberat-beratnya karena menghilangkan nyawa si keponakan.

"Saya jelas minta diadili seberat-beratnya, seadil-adilnya," tutur Mastiya saat ditemui di dekat rumah duka, Senin (14/10/2019).

"Kan dia udah bunuh keponakan saya, ya kalau kata orang sini sih nyawa dibalas nyawa," sambungnya.

Fenomena Langit Jepang Berwarna Pink Sebelum Topan Hagibis Mengamuk, 35 Orang Tewas & Bangunan Roboh

Ia melanjutkan, keponakan kesayangannya menghidupi kehidupan keseharannya sebagai sopir ojek online.

Beda dengan Arul, teman sekaligus yang menghabisi nyawa Ahmad yang pengangguran dan tukang mabuk.

"Memang sering nongkrong bareng mereka. Tapi Arul itu gak tahu deh pekerjannya apa," sambung Mastiya.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved