Selain Tanggung Biaya Pengobatan, LPSK Beri Dana Kompensasi ke Menkopolhukam Wiranto

Menkopolhukam Wiranto dipastikan tak hanya mendapat jaminan biaya pengobatan selama dirawat di RSPAD Gatot Subroto, tapi juga dana kompensasi.

Selain Tanggung Biaya Pengobatan, LPSK Beri Dana Kompensasi ke Menkopolhukam Wiranto
Istimewa
Wiranto kini dilarikan ke Unit Gawat Darut RSUD Berkah Pandeglang, setelah ditusuk oleh orang tak dikenal. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Menkopolhukam Wiranto dipastikan tak hanya mendapat jaminan biaya pengobatan selama dirawat di RSPAD Gatot Subroto, tapi juga dana kompensasi.

Wakil Ketua LPSK Bidang Hak Saksi dan Korban, Antonius PS Wibowo mengatakan pemberian dana kompensasi kepada Wiranto sesuai aturan.

Yakni sebagaimana diatur dalam UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Terhadap UU Nomor 15 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

"LPSK memberikan kompensasi tanpa mereka harus mengajukannya," kata Wibowo di kantor LPSK, Senin (14/10/2019).

"LPSK bertugas memberikan perlindungan berupa bantuan medis sesaat setelah peristiwa," sambungnya.

Fakta-fakta Anak Jenderal yang Leluasa Keluar Masuk Penjara di Tangerang, Tidak Satu Dua Kali

Selain Wiranto, Kapolsek Menes, serta dua korban lain yakni FS dan Y juga mendapat jaminan biaya berobat dan dana kompensasi.

Jaminan pengobatan berikut dana kompensasi diberikan usai LPSK berkoordinasi dengan Densus 88 terkait kasus yang terjadi di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

"Kami peroleh informasi bahwa serangan tersebut dikategorikan tindak pidana terorisme. LPSK meyampaikan tugas terkait perlindungan korban pada tindak pidana terorisme," ujarnya.

Fisiknya Dihina, Pria di Depok Nekat Aniaya Teman Wanita Seprofesinya

Wibowo menuturkan dana kompensasi yang diberikan LPSK berdasarkan hasil pemeriksaan dokter terkait tingkat luka yang diderita.

Selain hasil pemeriksaan dokter, besaran dana kompensasi yang diberikan LPSK juga berdasarkan persetujuan Kementerian Keuangan.

"Penyerangan terhadap Menkopolhukam Wiranto menguatkan kebutuhan agar negara menyiapkan secara maksimal upaya pemenuhan hak-hak korbannya, sebagai bagian perang terhadap terorisme," tuturnya. (*)

Penulis: Bima Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved