Dua Tahun Anies Jabat Gubernur DKI Jakarta, PKS Soroti Program Hunian DP Nol Rupiah

Ia menilai, salah satu program Anies yang sempat menemui kendala ialah soal pembangunan hunian DP nol rupiah.

Dua Tahun Anies Jabat Gubernur DKI Jakarta, PKS Soroti Program Hunian DP Nol Rupiah
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Wakil Ketua DPRD DKI asal PKS Abdurrahman Suhaimi di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dua tahun sudah Anies Baswedan menduduki jabatan Gubernur DKI Jakarta sejak 2017 lalu.

Selama dua tahun kepemimpinan Anies, Wakil Ketua DPRD DKI asal PKS Abdurrahman Suhaimi menyebut, secara garis besar program yang dijalankan oleh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu telah berjalan dengan baik.

"Secara umum program sudah jalan, tapi kan di dalam lapangan itu pasti ada kendala-kendala," ucapnya, Selasa (15/10/2019).

Ia menilai, salah satu program Anies yang sempat menemui kendala ialah soal pembangunan hunian DP nol rupiah.

Dimana pembangunan rumah susun sederhana milik (Rusunami) di kawasan Pondok Kelapa sempat molor.

Padahal, itu merupakan salah satu program prioritas dari Pemprov DKI Jakarta.

"DP nol rupiah itu saya melihat kurang cepat, padahal itu menjadi prioritas. Tapi itu sudah jalan, buktinya di Pondok Kelapa misalnya," ujarnya di Gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Ia pun berharap, pembangunan hunian DP nol rupiah lainnya dapat dikebut pengerjaannya sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat.

Penyebab Kapal Tenggelam di Pelabuhan Tanjung Priok Belum Diketahui

Sutiyoso Ungkap Kondisi Terkini Wiranto: Sudah Bisa Berjalan

"Harapannya DP nol rupiah disegerakan dengan proses lebih cepat lagi dan hal-hal yang sekiranya mengganggu percepatan harus diatasi," kata Suhaimi.

"Termasuk juga koordinasi dengan teman-teman di DPRD ya," tambahnya.

Meski demikian, ia pun menyebut, masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki oleh Anies selama tiga tahun kedepan memimpin Jakarta.

Salah satunya ialah memacu pendapatan masyarakat Jakarta agar meningkat dibandingkan sebelumnya.

Pasalnya, banyak warga DKI yang beranggapan harga Rusunami DP nol rupiah relatif mahal.

"Di sisi lain, Pemprov DKI harus memacu pendapatan masyarakat Jakarta untuk menyesuaikan kriteria itu (DP nol rupiah)," tuturnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved