Eksekutor Perampokan di Cuci Steam Bekasi Masih Berstatus Pelajar SMA dan SMP

keempat pelaku memiliki perannya masing-masing. NA dan JF merupakan eksekutor.

Eksekutor Perampokan di Cuci Steam Bekasi Masih Berstatus Pelajar SMA dan SMP
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Dua pelaku eksekutor perampokan di cuci steam Bekasi mengenakan penutup wajah saat dibawa ke Mapolres Metro Bekasi Kota, Selasa (15/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Polres Metro Bekasi Kota berhasil meringkus tiga dari empat orang pelaku perampokan yang terjadi di cuci Steam Mobil Arema Snow Wash, Jalan Jalan Kampung Sawah, Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Tiga pelaku tersebut yakni, NA, JF dan KA, mereka ditangkap di tempat tinggalnya di daerah Cipayung, Jakarta Timur.

Satu orang pelaku lain berinisial O hingga kini masih kabur dan masih dalam pengejaran.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Arman, mengatakan, keempat pelaku memiliki perannya masing-masing. NA dan JF merupakan eksekutor.

Sedangkan KA dan O, berperan sebagai joki yang menunggu di atas sepeda motor.

"Mereka beraksi berempat, eksekutor membawa senjata tajam celurit, seperti yang di rekaman CCTV mengayun-ayunkan ke arah korban," kata Arman di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jalan Parmukaz Bekasi Selatan, Selasa (15/10/2019).

Dua orang eksekutor yakni NA dan JF diketahui masih berstatus pelajar SMP dan SMA. Mereka ketika ditanya mengaku baru sekali melalukan aksi kejahatan, motif utamanya untuk biaya sekolah.

"Pelajar masih yang satu masih SMA dan satu masih SMP, kalau dua orang lainnya sudah dewasa," jelas Arman.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved