Hamil 7 Bulan, Mahasiswi di Malang Nekat Gugurkan Kandungan: Terungkap Sindikat Peredaran Pil Aborsi

Seorang mahasiswi di kota Malang nekat menggugurkan kandungannya yang sudah berusia 7 bulan.

Hamil 7 Bulan, Mahasiswi di Malang Nekat Gugurkan Kandungan: Terungkap Sindikat Peredaran Pil Aborsi
Tangkapan Layar Surya.co.id
Kapolres Malang AKBP Dony Alexander saat rilis kasus peredaran pil penggugur kandungan, Senin (14/10/2019). (surya/bella ayu kurnia putri) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muji Lestari

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang mahasiswi di kota Malang nekat menggugurkan kandungannya yang sudah berusia 7 bulan.

Diketahui mahasiswi berinisial A (20) itu menggugurkan kandungannya dengan mengonsumsi pil aborsi.

Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander mengungkapkan, kandungan A sudah berusia 7 bulan dan ingin menggugurkan janinnya.

Berkat saran dari temannya yang berinisial B (20), mahasiswi perguruan tinggi swasta (PTS) di kota Malang itu akhirnya memesan obat penggugur kandungan.

A memesan pil aborsi sebanyak 11 butir kepada seorang yang berinisial T (22).

Dari 11 butir pil aborsi yang dipesan A, dua di antaranya dikonsumsi oleh B.

ART Nekat Aniaya Anak Majikannya yang Berumur 2 Tahun, Korban Lebam Sekujur Tubuh

Tak hanya melakukan transaksi jual beli pil aborsi, T juga memberikan petunjuk cara penggunaan obat tersebut.

Tak hanya diminum, T juga menyarankan untuk memasuk pil tersebut ke dalam vagina.

Polres Malang mengungkapkan, peredaran pil penggugur kandungan memang sudah menjadi langganan para pelajar dan mahasiswa.

Halaman
1234
Penulis: Muji Lestari
Editor: Rr Dewi Kartika H
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved