Hamil 7 Bulan, Mahasiswi di Malang Nekat Gugurkan Kandungan: Terungkap Sindikat Peredaran Pil Aborsi

Seorang mahasiswi di kota Malang nekat menggugurkan kandungannya yang sudah berusia 7 bulan.

Hamil 7 Bulan, Mahasiswi di Malang Nekat Gugurkan Kandungan: Terungkap Sindikat Peredaran Pil Aborsi
Tangkapan Layar Surya.co.id
Kapolres Malang AKBP Dony Alexander saat rilis kasus peredaran pil penggugur kandungan, Senin (14/10/2019). (surya/bella ayu kurnia putri) 

MN tak tahu pacarnya hamil dan melakukan aborsi

Kekasih A yang berinisial MN, tidak tahu bahwa kekasihnya sudah hamil.

MN pun tidak tahu bila A menggugurkan kandungannya dengan cara minum obat.

Hal itu terungkap setelah MN dimintai kererangan oleh pihak kepolisian.

Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna membenarkan pengakuan MN.

"Kami sudah minta keterangan kekasih A. Dia mengaku tidak tahu bila pacarnya sedang hamil," ujar AKP Komang Yogi Arya Wiguna, dikutip TribunJakarta dari SuryaMalang, Selasa (15/10/2019).

Menurutnya, selama ini A tidak pernah cerita apa-apa kepada MN.

Soib Bertatap Muka dengan Pria yang Bakar & Mutilasi Istrinya, Tetiba Histeris saat Jaksa Tanya Ini

Terungkapnya sindikat peredaran pil aborsi

Dari tiga tersangka (A,B dan T) tersebut, polisi akhirnya mengembangkan kasus pada peredaran obat-obatan penggugur kandungan.

Dony menjelaskan pasal yang diberikan kepada tersangka adalah pasal 77A Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Halaman
1234
Penulis: Muji Lestari
Editor: Rr Dewi Kartika H
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved