Hamil 7 Bulan, Mahasiswi di Malang Nekat Gugurkan Kandungan: Terungkap Sindikat Peredaran Pil Aborsi

Seorang mahasiswi di kota Malang nekat menggugurkan kandungannya yang sudah berusia 7 bulan.

Hamil 7 Bulan, Mahasiswi di Malang Nekat Gugurkan Kandungan: Terungkap Sindikat Peredaran Pil Aborsi
Tangkapan Layar Surya.co.id
Kapolres Malang AKBP Dony Alexander saat rilis kasus peredaran pil penggugur kandungan, Senin (14/10/2019). (surya/bella ayu kurnia putri) 

Di hadapan polisi, T mengaku mengedarkan pil penggugur kandungan dari teman ke teman.

Saat ditanya dari kalangan apa saja konsumennya, T memilih tutup mulut.

Hilang Kendali, Truk Trailer Tabrak Pembatas Hingga Terguling di Tol Kemayoran

Hanya saja, informasi dari polisi, konsumen T kebanyakan dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

T mengaku mengedarkan pil penggugur kandungan itu sejak akhir tahun 2018.

Setiap butir pil yang dijual, dia mendapat keuntungan hingga Rp 50.000.

Rupanya tak hanya T yang terlibat dalam peredaran obat penggugur kandungan.

Selain T yang mengedarkan obat-obatan penggugur kandungan tersebut juga ada I, perempuan berusia 32 tahun yang menjual obat ke T.

Kemudian, ditangkap juga TS laki-laki berusia 48 tahun pemasok obat penggugur kandungan ke salah satu Apotek yang ada di Malang.

Kini pihaknya masih mendalami tersangka TS darimana ia mendapat obat-obatan tersebut.

Tersangka TS merupakan pemasok obat-obatan yang diminum A.

“Kami masih dalami tersangka TS mendapat barang itu dari pesan secara online atau pesan di tempat lain, seperti di toko obat,” ujar AKP Komang.

(Sumber: TribunJakarta/Surya/SuryaMalang)

Penulis: Muji Lestari
Editor: Rr Dewi Kartika H
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved