Sakit Hati Sering Dimarahi Jadi Motif ART di Depok Nekat Aniaya Anak Majikan

Peristiwa penganiayaan tersebut, terjadi di kediaman korban disebuah perumahan yang berada di kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.

Sakit Hati Sering Dimarahi Jadi Motif ART di Depok Nekat Aniaya Anak Majikan
Kompas.com/ Shutterstock
Ilustrasi kekerasan pada anak 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com,  Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Sakit hati kerap dimarahi oleh majikannya, menjadi motif TNF (17) tega dan nekat menganiaya HYM yang baru berusia dua tahun anak dari majikannya sendiri FMA dan AI.

Peristiwa penganiayaan tersebut, terjadi di kediaman korban disebuah perumahan yang berada di kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.

“Motif pelaku karena merasa kesal dengan ibu kandung korban karena sering dimarahi,” ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Deddy Kurniawan dikonfirmasi wartawan, Selasa (15/10/2019).

Dalam berita sebelumnya dijelaskan, peristiwa penganiyaan tersebut baru terkuak pada Sabtu (12/10/2019) ketika orang tua korban melihat anaknya digendong pelaku dalam keadaan lebam-lebam disekujur tubuh.

Hasil pemeriksaan dokter, didapati rembesan darah dibagian belakang kepala korban.

1.536 Rumah di Jakarta Timur Rawan Kebakaran, Mayoritas Berada di Kecamatan Makasar

Buntutnya, orang tua korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Depok dan langsung ditindaklanjuti petugas dengan memeriksa pelaku.

Deddy mengatakan, atas perbuatannya pelaku terancam dijerat  Pasal 80 ayat (2)  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Saat ini, pelaku sudah dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Anak Sementara (LPAS) di daerah Bogor, mengingat usia pelaku yang masih dibawah umur.

“Pelaku dititipkan di LPAS di daerah Bogor, selama proses penyidikan berjalan,” pungkasnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved