Tak Kembalikan Formulir, Tiga Nama Dicoret PKB dari Penjaringan Calon Wali Kota Tangsel

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mencoret tiga nama pada penjaringan calon wali kota (cawalkot) untuk Pilkada Tangsel 2020 mendatang.

ISTIMEWA
Pendaftaran penjaringan cawalkot dari PKB di kantor DPC PKB Tangsel di bilangan Bambu Apus, Pamulang, Tangsel, Jumat (4/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mencoret tiga nama pada penjaringan calon wali kota (cawalkot) untuk Pilkada Tangsel 2020 mendatang.

Hal itu karena tiga orang tersebut tidak mengembalikan formulir sampai batas waktu yang ditetapkan pada Minggu (13/10/2019) lalu.

Ketua Desk Pilkada DPC PKB Tangsel, Muthmainnah, mengatakan sampai tenggat waktu yang ditetapkan ada 16 orang yang mendaftar.

13 pendaftar yang mengembalikan formukir pendaftran adalah: Kolonel Beben Nurfadillah, Bayu Seta, Tomi Patria Edwardi, Rita Juwita, Siti Nur Azizah, Muhamad, Arsid, Benyamin Davnie, Dudung E. Diredja, Agus Pramono (kader internal PKB), H. M. Soleh (Ketua Fraksi PKB DPRD Tangsel), Yardin Zulkarnaen, M. Reza AO.

Sedangkan tiga pendaftar yang tereliminasi karena tidak mengembalikan formulir adalah: Ruhamaben, Fahd Pahdepie dan Ade Irawan.

Muthmainah mengatakan, 13 pendaftar yang mengembalikan formulir akan diverifikasi berkasnya.

"Karena tidak mengembalikan formulir, mereka tidak bisa ikut ke tahapan selanjutnya yaitu penyampaian visi dan misi. Sementara saat ini kami harus melakukan verifikasi berkas seluruh Bacalon yang telah mendaftar ini," ujar Muthmainah saat dihubungi TribunJakarta.com, Selasa (15/10/2019).

Bagi PKB, 13 nama di atas sudah menunjukkan keseriusannya untuk mendapatkan dukungan partai berlambang Ka'bah itu.

Diduga Berbuat Mesum, Janda dan Duda Berduaan di Tempat Sepi dan Gelap Terjaring Satpol PP Belitung

Suka Duka Dedi, Juru Parkir Disabilitas yang Diberi Seragam oleh Polisi Atur Lalu Lintas Tangerang

Muthmainah menegaskan, semua bakal calon akan mendapat kesempatan yang sama untuk mendapat usungan.

Mereka akan diberi kesempatan untuk memaparkan visi misi, dan akan dinilai langsung oleh dewan pimpinan pusat (DPP).

"Tinggal bagaimana nanti kita lakukan penyeleksian dan DPP PKB menentukan siapa yang terbaik diantara seluruh tokoh hebat yang telah mendaftarkan diri ke PKB ini," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved