Pengamat Hukum Sebut Anak Jenderal Leluasa Keluar Masuk Tahanan di Tangerang Cacat Prosedur

Ia mengaku kalau AMR sudah melalui tahapan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) sebelum akhirnya diperbolehlan mendaftar kuliah dengan pengamanan.

Pengamat Hukum Sebut Anak Jenderal Leluasa Keluar Masuk Tahanan di Tangerang Cacat Prosedur
Kompas.com
Ilustrasi penjara 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pengamat hukum berasumsi bahwa leluasanya seorang anak Jenderal purnawirawan TNI yang bebas keluar masuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Tangerang ada cacat prosedur.

Sebab AMR, putra dari Jenderal Purnawirawan Mayjend TNI, Hasan Saleh yang berstatus warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Tangerang secara leluasa keluar masuk tahanan.

AMR diketahui sedang menjalani 8 tahun kurungan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas I Tangerang karena terjerat pasal 80 ayat (3) Tentang perlindungan anak, serta Pasal 340 tentang pembunuhan berencana.

Pengamat hukum Tangerang, Abdul Hamim Jauzie menduka adanya kecacatan dalam Standar Operasional (SOP) di LPKA Klas I Tangerang.

"Keluar masuknya anak jenderal kami menduga kuat ada prosesur yang tidak dipenuhi. Kepala LPKA merupakan pihak yang paling bertanggung jawab dalam hal ini," kata Hamim kepada TribunJakarta.com, Rabu (16/10/2019).

Ia pun berharap adanya penegakan hukum dan segera dilakukan pemeriksaan pelaksanaan hukum di Lapas yang berdekatan dengan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang tersebut.

"Kanwil Kemenkumham Banten bersama inspektorat harus melakukan investigasi dan kemudian memberikan sanksi bagai yang melanggar," tegas Hamim.

Diketahui AMR memang keluar Lapas dalam waktu singkat untuk mendaftar ke perguruan tinggi di Jakarta Barat lantaran sudah menyelesaikan pendidikan SMK di dalam Lapas.

Hamim pun mengakui bahwa pendidikan memang hak setiap warga negara Indonesia terutama remaja termasuk Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas).

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved