Polres Tangsel Siap Halau Massa ke Jakarta Saat Hari Pelantikan Presiden
Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Minggu (20/10/2019) mendatang, benar-benar menjadi atensi aparat Polres Tangsel.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Minggu (20/10/2019) mendatang, benar-benar menjadi atensi aparat Polres Tangerang Selatan (Tangsel).
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Gatot Edi Pramono sudah menyatakan tidak akan memberi izin aksi mulai Selasa (15/10/2019) sampai hari H pelantikan.
Kabag Ops Polres Tangsel, Kompol Murodih, mengatakan, pihaknya siap menghalai massa dari atau yang melintasi Tangsel menuju Jakarta.
"Sementara kita antisipasi pada saat nanti tanggal 20 kita menyiapkan siaga, untuk keberangkatan-keberangkatan bila ada massa atau mahasiswa yang berangkat," ujar Murodih saat dihubungi, Rabu (16/10/2019).
Murodih mengatakan, anggotanya yang disebar ke sejumlah titik akan memberikan pemahaman kepada massa yang akan ke Jakarta.
• Diyakini Punya Pegangan, Wanita Cantik Ini Kasih Pengakuan Bisa Gelapkan Puluhan Mobil Rental
• Curhat Pemain Senior Persija Setelah Dipermalukan Semen Padang: Pemain Harus Introspeksi
Beberapa hari sebelumnya, pihak kepolisian juga sudah menyosialisasikan dan membberikan imbauan kepada mahasiswa, pelajar atau masyarakat secara luas untuk menjaga kondusifitas.
"Apa bila ada konsentrasi massa kita coba akan mendekatkan dan kita sampaikan dengan pemahaman-pemahaman," ujarnya.
Jika massa tetap memaksa untuk berangkat, Mirodih mengatakan pihaknya tidak segan akan membubarkan.
"Ya kalau mereka terpaksa, kita bubarkan paksa," jelasnya.