Sempat Dilarang, Bus TransJakarta Zhong Tong Asal China Kembali Mengaspal, Mengapa?

Nadia menjelaskan, alasan bus Zhong Tong kembali dioperasikan dinilai sebagai solusi melayani pengguna TransJakarta yang melonjak

Sempat Dilarang, Bus TransJakarta Zhong Tong Asal China Kembali Mengaspal, Mengapa?
Warta Kota
Bus gandeng Transjakarta terbakar, Minggu (8/3). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Kepala Divisi Sekretaris dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Disposanjoyo, menyatakan armada TransJakarta asal China, Zhong Tong kembali beroperasi sejak Jumat (11/10/2019).

Nadia, sapaannya, menyatakan bus TransJakarta Zhong Tong kali ini merupakan versi terbaru.

"Untuk bus itu adalah versi baru, bukan versi kontrak yang tahun 2013 lalu. Beberapa spesifikasi teknisnya sudah upgrade," ujar Nadia,

Nadia menjelaskan, alasan bus Zhong Tong kembali dioperasikan dinilai sebagai solusi melayani pengguna TransJakarta yang melonjak.

"Mekanisme penggunaan saat ini untuk melayani peak hour di lokasi-lokasi yang padat. Tergantung dari rencana harian yang disiapkan. Disesuaikan dengan monitoring lapangan melalui command center," kata Nadia saat dikonfirmasi Wartawan, Rabu (16/10/2019).

Dia menuturkan, beroperasinya Zhong Tong merupakan lanjutan kontrak pada 2013.

Saat itu, lanjutnya, penyedia bus tersebut adalah Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD).

Menurutnya, PPD tidak dapat menyerahkan bus pada waktu yang ditentukan.

"Maka terjadi ketidaksepahaman pada 2016. Lalu pada 2018, Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) mengeluarkan putusan agar TransJakarta mengoperasikan 59 unit bus gandeng merek Zhong Tong," ujar Nadia.

Padahal, bus Zhong Tong sempat tak boleh beroperasi pada era Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi Gubernur DKI.

Sebabnya, bus tersebut pernah mengalami permasalahaan.

Cegah Aksi Radikal, Masyarakat Diminta Kawal dan Sukseskan Pelantikan Presiden

Ramalan Zodiak Besok, Kamis 17 Oktober 2019: Leo Hari Kamu Akan Terasa Lelah dan Membosankan

Pria Temukan Saudaranya Gantung Diri, 30 Menit Sebelum Kejadian Korban Suruh Beli Bensin & Cuci Baju

Di antaranya sektor keamanan mesin pernah terbakar hingga menjadi objek praktik korupsi para petingginya.

Sementara, terkait jalur yang akan digunakan Zhong Tong versi baru ini utamanya digunakan pada koridor 1 (Blok M-BRT Stasiun Kota), koridor 6 (BRT Ragunan-Dukuh Atas 2), dan koridor 9 (pinang ranti-Pluit).

Kata Nadia, bus tersebut juga memiliki rute yang fleksibel lantaran tergantung sesuai kebutuhan saat rush hour.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved