Sindikat Daur Mulang Materai 5 Bulan Beroperasi, Jadikan Wilayah Kampus di Tangsel Target Jualan

Saat ini sudah dua orang, Doni Hadidas (39) sebagai pembuat materai daur ulang, dan Endun (37) sebagai penjual, yang diringkus dan diamankan.

Sindikat Daur Mulang Materai 5 Bulan Beroperasi, Jadikan Wilayah Kampus di Tangsel Target Jualan
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Aparat Polres Tangsel saat mengamankan sindikat daur ulang materai di Setu, Tangsel, Selasa (15/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Tim Resmob Satreskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel), berhasil meringkus sindikat daur ulang materai di bilangan Setu, Tangsel, Selasa (15/10/2019).

Saat ini sudah dua orang, Doni Hadidas (39) sebagai pembuat materai daur ulang, dan Endun (37) sebagai penjual, yang diringkus dan diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Ipda Agan Tsaani Rachmat, yang memimpin peringkusan itu, menjelaskan pasar yang dibidik oleh sindikat itu.

"Sasaran pembelinya di sekitaran kampus-kampus di Tangerang Selatan," ujar Agam.

Hal itu tentu berbahaya bagipara mahasiswa yang membutuhkan materai sebagai legalitas dokumen.

Karena materai daur ulang sudah tidak bisa digunakan lagi sebagai jaminan pada suatu perjanjian.

Agam memaparkan, materai daur ulang dijual murah sehingga cocok dengan mahasiswa sebagai pasarnya.

"Kalau kita beli di kantor pos seharga Rp 6.000 dia menjual seharga Rp 3.000 lebih murah," ujarnya.

Agam menambahkan, "Karena memang banyak yang butuh materai tersebut, jadi memang dia tahu pasar materai yang laku ia jual."

Halaman
1234
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved