Dalam Sepekan, Baru 3 Septic Tank yang Terpasang di Tanjung Duren Utara
Lurah Tanjung Duren Utara, Iskandar tak bisa memberikan estimasi berapa lama seluruh septic tank komunal tersebut dipasang di Gang Sekretaris I
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, GROGOL PETAMBURAN - Sejak dikerjakan sepekan lalu, baru tiga septic tank komunal yang selesai dibuat di Gang Sekretaris I, RT 15 RW 07 Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Pantauan TribunJakarta.com siang ini di lokasi, tiga septic tank yang selesai dikerjakan berada di bagian depan dari gang tersebut.
Tanda keberadaan septic tank itu terlihat dengan adanya bekas coran.
Sementara, untuk saat ini, terlihat ada lima lubang yang sudah digali di gang sepanjang sekira 100 meter tersebut.
Tiga lubang sedang proses pengerjaan, sedangkan dua lainnya masih proses penggalian yang dilakukan oleh petugas Sumber Daya Air Kecamatan Grogol Petamburan.
"Iya saat ini baru tiga yang kelar, tiga lagi lagi proses, kemungkinan hari Sabtu sudah ada enam septic tank yang selesai," ujar salah satu petugas SDA yang sedang mengerjakan septic tank, Kamis (17/10/2019).
Petugas tersebut mengatakan, sempitnya lahan menjadi salah satu kendala dalam pengerjaan.
Diketahui, lebar gang tersebut hanya sekir 1,5 meter yang berbatasan langsung dengan Kali Gendong.
Adapun lebar galian yang digunakan sekira 80 cm dengan kedalaman 120 cm.
• Korban Penggelapan Djeni yang Melapor ke Polres Metro Jakarta Timur Terus Bertambah
"Lahannya sempit dan terlalu mepet ke kali. Ditambah lagi gang ini kan satu-satunya akses bagi warga yang tinggal jadi enggak mungkin ditutup," kata petugas tersebut.
Sementara itu, Lurah Tanjung Duren Utara, Iskandar tak bisa memberikan estimasi berapa lama seluruh septic tank komunal tersebut dipasang di Gang Sekretaris I.
Adapun total septic tank yang akan dibangun ada sebanyak 21, sesuai jumlah toilet warga yang ada disana.
"Intinya kami berusaha lakukan secepatnya dengan melihat kondisi di lapangan," kata Iskandar.
Selama proses pengerjaan septic tank, akses di gang tersebut memang masih dilalui warga.
Warga terpaksa berjalan di pinggir galian sambil berpegangan pagar pembatas kali lantaran gang tersebut merupakan satu-satunya akses menuju rumah mereka.
"Ya enggak apa-apa jalan minggir begini, yang penting ke depannya kan enak, warga jadi pada punya septic tank," ujar Sri, warga yang tinggal di Gang Sekretaris I.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/warga-harus-berjalan-melewati-lubang-galian-septic-tank.jpg)