Pelantikan Jokowi & Maruf Amin

Ratusan Pasukan Gabungan Polri-TNI Siaga di Titik Pergerakan Tangsel Saat Pelantikan Presiden

"Yang disiagakan untuk pasukan khusus 150. Kemudian TNI 100. Di luar sentra ekonomi dan objek vital yah," ujar Murodih.

Ratusan Pasukan Gabungan Polri-TNI Siaga di Titik Pergerakan Tangsel Saat Pelantikan Presiden
ISTIMEWA
ILUSTRASI Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-72 Bhayangkara di Mapolrestro Jakarta Selatan, Rabu (11/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Tak kurang 250 pasukan gabungan dari Polri dan TNI akan disiagakan di sejumlah titik di Tangerang Selatan (Tangsel) untuk menghalau pergerakan massa ke Jakarta saat pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada Minggu (20/10/2019) mendatang.

Hal itu diungkapkan Kabag Ops Polres Tangsel, Kompol Murodih saat dihubungi, Rabu (16/10/2019).

Murodih mengatakan, rincian jumlah pasukan itu adalah 150 Polisi dan 100 TNI.

"Yang disiagakan untuk pasukan khusus 150. Kemudian TNI 100. Di luar sentra ekonomi dan objek vital yah," ujar Murodih.

Murodih juga mengatakan ada dua titik yang cukup dikonsenterasikan untuk kegiatan penghalauan itu.

Penentuan titik itu adalah di Pamulang dan Ciputat.

Hal itu ksrena dua wilayah itu merupakan jalur utama pergerakan massa pada aksi-aksi sebelumnya.

"Kami pertebal antara Viputat dan Pamulang karena di sana kemaren saat demo ke Jakarta lintasannya dari sana. Dari Ciputat dan Pamulang. Arah Lebak Bulus ke Jakarta. Arah lain tidak ada," ujarnya.

Seperti diketahui, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Gatot Eddy Pramono sudah menyatakan tidak akan memberikan izin aksi mulai Kamis (15/10/2019) sampai hari H pelantikan.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved