UPDATE Suami Bakar Istri di Surabaya Tertangkap: Teriakan Putri Bikin Maspuryanto Kabur Naik Motor

Suami pembakar istri akhirnya tertangkap saat turun dari bus di Terminal Lasem Jawa Tengah.

UPDATE Suami Bakar Istri di Surabaya Tertangkap: Teriakan Putri Bikin Maspuryanto Kabur Naik Motor
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Maspuryanto dan Putri. 

Amarah itu kemudian ia ditumpahkan saat korban datang ke tempat kosnya di Jalan Ketintang Baru II, Surabaya.

Tapi, saat itu Maspuryanto mengaku hanya berniat menakut-nakuti istrinya dengan membeli sebuah bensin di dalam wadah plastik.

Ia mengaku tak sengaja membakar istrinya.

Saat keduanya cekcok, bensin itu disebutnya tumpah.

"Dia sempat pulang ke rumah ibu mertua saya. Di sana dia minta cerai. Terus pas Selasa (15/10/2019) pagi, dia (korban) datang sama ibunya. Saya awalnya cuma nakut-nakuti saja beli bensin taruh plastik. Lha pas gitu di kamar cekcok tumpah, akhirnya terbakar," tuturnya.

Maspuryanto kemudian terisak saat mengucap maaf dan mengaku khilaf atas perbuatannya itu.

"Saya sebenernya sudah sabar, tidak pernah mukul. Saya juga cuma nakut-nakuti istri saya. Bagaimanapun dia istri saya. Saya minta maaf, saya sangat menyesal," ujarnya .

Saat kejadian istrinya terbakar, Maspuryanto mengaku panik karena raungan Putri mengundang perhatian warga sekitar.

Download di Sini Lagu Entah Apa yang Merasukimu - DJ Remix, Hits Tik Tok Musik Indonesia

Pengamanan di Bandara Soekarno-Hatta Ditingkatkan Hingga Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Gadis 15 Tahun di NTT Dirudapaksa Saudaranya di Mobil, Ayah Korban: Hati Saya Sakit Sekali

MASIH BERLANGSUNG Live Streaming Timnas U-19 Indonesia Vs China: Skuat Fakhri Husaini Cetak 3 Gol

Ia berusaha kabur dari amukan warga.

Hingga ia nekat membawa kabur motor milik Hery, penjaga kos yang selama delapan bulan ia tempati.

"Saya panik, saya ambil kunci motor dan langsung kabur," kata Maspuryanto.

Setelah menjauh dari lokasi kejadian, Maspuryanto mengaku bingung.

Ia berputar-putar di wilayah Surabaya-Sidoarjo untuk menenangkan diri.

Keesokan harinya, Rabu (16/10/2019), Maspuryanto kemudian mengembalikan motor penjaga kos di Minimarket sekitar tempat kos tersebut.

"Setelah itu saya ke Bungurasih, naik bus mau pulang ke kampung (Jawa Tengah)," lanjutnya.

Maspuryanto akhirnya tertangkap saat hendak oper bus di wilayah Jawa Tengah.

Informasi itu dibenarkan oleh Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Leonardus Simamarta.

"Kerja sama dengan Polres Rembang, mendapati ciri-ciri tersangka hingga dapat ditangkap saat turun dari bus di wilayah Lasem menuju bus lain tujuan Pati Jawa Tengah," ucapnya. (TribunJatim.com)

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved