Aksi Kepergok Korban, Maling di Depok Lukai Pasutri Gunakan Sebilah Pisau

Aksi pencurian tersebut, berhasil diketahui korbannya dan pelakunya MS (17) pun berhasil diamankan meski sempat berusaha melarikan diri.

Aksi Kepergok Korban, Maling di Depok Lukai Pasutri Gunakan Sebilah Pisau
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
ILUSTRASI pisau 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BOJONGGEDE - Warga Perumahan Atsiri Permai Desa Ragajaya Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, digegerkan penangkapan maling pada Kamis (17/10/2019) tengah malam.

Aksi pencurian tersebut, berhasil diketahui korbannya dan pelakunya MS (17) pun berhasil diamankan meski sempat berusaha melarikan diri.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Deddy Kurniawan mengatakan, peristiwa pencurian tersebut bermula ketika korban Endro Handoko (51) mendengar suara seperti orang terjatuh dari arah lemari piring di ruang dapur rumahnya.

Ditemukan Pisau Cutter, Polisi Tegaskan Pegawai Transjakarta Sekarat di Jatinegara Coba Bunuh Diri

Hendak mengecek sumber suara tersebut, alangkah terkejutnya korban ketika menyaksikan MS sudah ada didepan hadapannya ketika baru saja membuka pintu kamar.

"Langsung terjadi perkelahian antara korban dan pelaku, korban melindungi istrinya karena pelaku mengeluarkan sebilah pisau," kata Deddy dikonfirmasi, Jumat (18/10/2019).

Deddy mengatakan, pelaku yang menggenggam pisau menyabetkannya kearah dada, leher, dan kepala bagian kiri korban.

Tak berhenti melukai Endro, pelaku pun menyerang Agustina Anjelika (51) istri korban hingga mengalami luka dibagian kepala dan tangan kirinya dan mengeluarkan darah.

Berhasil melukai pasutri tersebut, pelaku pun mencoba melarikan diri namun diteriaki oleh korbannya hingga memancing perhatian warga sekitar dan petugas kepolisian yang tengah melakukan observasi.

Buntutnya, pelaku pun langsung berhasil diamankan dan sempat menjadi bulan-bulanan warga yang geram atas tindakan pelaku.

Saat ini, MS sudah mendekap dibalik jeruji besi ruang tahanan Polresta Depok, dan terancam dijerat Pasal 53 KUHP Jo Pasal 363 KUHP Jo Pasal 351 KUHP Ayat 2 tentang penganiayaan.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved