KPK Jerat 5 Tersangka Baru Dugaan Suap di Lapas Sukamiskin Ini Komentar Dirjen Pas

"Saya sudah langsung membicarakan hal itu dengan pak Irjen, sehingga tidak ada itu yang namanya audit internal," kata Sri Puguh

KPK Jerat 5 Tersangka Baru Dugaan Suap di Lapas Sukamiskin Ini Komentar Dirjen Pas
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Direktur Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami di Lapas Narkotika Cipinang, Senin (19/3/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Sri Puguh Budi Utami, angkat bicara soal lima orang tersangka baru oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap di Lapas Sukamiskin.

Dirinya membantah kabar audit internal yang akan dilakukan Inspektorat Kementerian Hukum dan HAM.

Keterlibatan Lapas dalam Peredaran Narkoba, Granat Minta Perombakan dan Evaluasi Kinerja Dirjen Pas

"Saya sudah langsung membicarakan hal itu dengan pak Irjen, sehingga tidak ada itu yang namanya audit internal," kata Sri Puguh, saat di konfirmasi, Jumat (18/10/2019).

Menurutnya, sejauh ini rencana akan adanya audit internal belum diwacanakan oleh Inspektorat.

Sehingga pemeriksaan mendalam terhadap jajaran yang ada di kementerian Hukum dan HAM belum akan dilakukan.

"Pak Irjen juga belum bicara akan hal itu," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Inspektorat Kementerian Hukum dan HAM berniat melakukan audit internal.

Inspektur Jenderal Kemenkumham RI, Jhoni Ginting mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan dulu.

"Senin besok saya akan cek kebenaran ini terlebih dahulu," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (17/10/2019) kemarin.

Ketika disinggung apakah akan segera menonaktifkan Deddy Handoko lantaran namanya disebut sebagai tersangka baru oleh KPK.

Halaman
1234
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved