Kabinet Jokowi

Presiden Jokowi Diminta Angkat Wakil Menteri dari Profesional di Sejumlah Kementerian

"Kriteria figur wakil menteri tentu harus menguasai masalah dan tantangan kementerian tersebut," kata Arif.

Presiden Jokowi Diminta Angkat Wakil Menteri dari Profesional di Sejumlah Kementerian
TRIBUN/DANY PERMANA
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berfoto bersama dengan calon menteri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/10/2014). Hari ini Presiden Joko Widodo mengumumkan nama-nama calon menteri untuk mengisi Kabinetnya yang diberi nama Kabinet Kerja. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Publik di Tanah Air sedang menunggu susunan Kabinet Kerja II yang akan segera diumumkan Presiden Joko Widodo.

Analis politik yang juga Direktur Indostrategi Arif Nurul Imam, mengatakan, selain harus memilih figur menteri yang profesional, yang tak kalah penting Presiden juga harus memilih wakil menteri pada sejumlah kementerian tertentu.

"Sosok wakil menteri merupakan jabatan untuk memperkuat efektivitas kinerja kementerian. Memang tidak semua kementerian membutuhkan wakil menteri," ujar Arif kepada Media, Jumat (18/10/2019).

Menurutnya, selama ini kementerian yang membutuhkan posisi wakil menteri adalah Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Luar Negeri.

"Kriteria figur wakil menteri tentu harus menguasai masalah dan tantangan kementerian tersebut," kata Arif.

Selain itu, kata dia, figur wakil menteri juga harus memiliki frekuensi yang sama dengan menteri dan kabinet. "Serta siap untuk tidak tampil di publik, kecuali menteri berhalangan. Ini penting agar di kementerian tidak muncul matahari kembar yang merusak harmoni kerja," katanya.

Arif mengingatkan, figur Wakil Menteri juga harus diutamakan profesional, sehingga bisa bekerja maksimal, bukan sekadar jabatan bagi-bagi kekuasaan.

Job desk wakil menteri, lanjut dia, juga harus jelas sehingga bisa terukur kinerjanya.

"Misalnya, menteri mengurusi persoalan eksternal, wamen mengurusi persoalan internal."

Alvara Research Center melalui survei yang dilakukannya telah membuktikan bahwa menteri dari kalangan profesional ternyata lebih disukai publik.

Tak heran jika lima peringkat teratas menteri terbaik selama pemerintahan Jokowi-JK berasal dari kalangan profesional.

"Ini artinya, publik mengakui kinerja dari menteri dengan latar belakang profesional," kata CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, dalam keterangan resminya, di Jakarta.

Salah satu profesional yang dinilai mumpuni dari kalangan internal Kementerian ESDM adalah Djoko Siswanto.

Ia pernah menjabat pimpinan di SKK migas, pimpinan di BPH Migas, Dirjen Migas dan Sekjen Dewan Energi Nasional (DEN) yang diketuai Presiden RI dan ketua hariannya Menteri ESDM. (*)

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved