Tolak Berhubungan Badan, Pria 19 Tahun Membabi Buta Siksa Pacarnya di Tanah Kosong

Bukan sekali dua kali, MA bertubi-tubi menghajar wajah WN menggunakan sebuah batu besar.

Tolak Berhubungan Badan, Pria 19 Tahun Membabi Buta Siksa Pacarnya di Tanah Kosong
IST Tribun Wow
Ilustrasi penganiayaan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKUPA - Dibutakan nafsu belaka, seorang ABG tanggung tega menyiksa pacarnya sendiri di Cikupa, Kabupaten Tangerang.

MA, pria 19 tahun tersebut menghantam pacarnya menggunakan batu di sebuah tanah kosong kawasan Kelurahan Bunder, Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Bukan sekali dua kali, MA bertubi-tubi menghajar wajah WN menggunakan sebuah batu besar.

Akibatnya, WN yang satu tahun lebih tua dari MA menderita luka di pelipis kiri, alis, dan samping mata kiri.

Kanit Reskrim Polsek Cikupa, Iptu Ngapip Rujito mengatakan, motif penyiksaan terhadap korban karena MA tersulut emosi saat permintaan untuk berhubungan badan ditolak mentah-mentah oleh WN.

"Korban menolak (hubungan badan) sehingga pelaku mencekik dan membekap mulut korban, selanjutnya pelaku memukul korban menggunakan batu sebanyak tiga kali ke arah kepala bagian samping kiri pelipis, atas alis dan samping mata kiri," ujar Ngapip melalui pesan singkat, Jumat (18/10/2019).

Kejadian penyiksaan oleh MA kepada kekasihnya dilakukan pada Minggu (17/9/2019) malam hari sekira pukul 19.30 WIB.

Beruntung, WN masih terselamatkan nyawanya dan langsung melaporkan tindakan biadap MA ke Polsek Cikupa.

Saat proses penyelidikan, tutur Ngapip, pelaku diketahui sudah berhenti dari tempat kerjanya dan meninggalkan kontrakannya yang berada di daerah Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Pelaku pun akhirnya berhasil diamankan setelah petugas mendapatkan informasi keberadaan pelaku yang sedang berada Matraman, Jakarta Timur, Rabu (16/10/2019) lalu.

"Pelaku langsung ditangkap dan diamankan serta membawa ke Polsek Cikupa guna pemeriksaan mendalam," jelasnya.

Kini pelaku harus ikhlas tinggal sementara di Hotel Prodeo Polsek Cikupa untuk penyelidikan mendalam.

MA juga dijerat Pasal 285 KUHP Juncto Pasal 53 KUHP dan atau 351 KUHP tentang percobaan pemerkosaan dan atau penganiayaan.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved