Pelantikan Jokowi dan Maruf Amin

Pelantikan Jokowi dan Maruf, Kisah Muhedi Pedagang Nasi Goreng yang Berharap Dikunjungi Presiden

"Saya setiap hari jalan kaki mendorong gerobak untuk cari pelanggan. Sudah biasa merasakan panas dan hujan," ujarnya.

Pelantikan Jokowi dan Maruf, Kisah Muhedi Pedagang Nasi Goreng yang Berharap Dikunjungi Presiden
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Pedagang nasi goreng, Muhedi, diundang untuk berpartisipasi dalam pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin, di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2019). 

Selama 25 tahun Muhedi mendorong gerobak berisi piring, sendok, garpu, sayuran, spatula, minyak goreng, kompor, penggorengan, dan alat berat lainnya ke sana-sini.

"Saya setiap hari jalan kaki mendorong gerobak untuk cari pelanggan. Sudah biasa merasakan panas dan hujan," ujarnya.

Sebagai pedagang nasi goreng, Muhedi biasanya menyiapkan 50 porsi nasi goreng untuk dijual.

Dia menjual satu porsi nasi goreng seharga Rp 15 ribu.

Namun, 50 porsi itu tak selalu habis setiap harinya.

Paling banyak, lanjutnya, sekira 30 porsi nasi goreng.

"Kalau 50 porsi nasi goreng laku semua, saya untung Rp 750 ribu per hari. Bisa kaya raya saya," ujarnya, sambil tertawa.

Kata dia, pasang surut dalam berdagang selalu ada. Kadang laris manis dan terkadang tidak.

Namun, hari ini Muhedi sumringah lantaran diminta membuat 200 porsi nasi goreng untuk tamu-tamu undangan presiden Joko Widodo.

Sejak berjualan di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pukul 08.00-14.00 WIB 200 porsi nasi gorengnya ludes.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved