Tetangga Kaget Nur Putri Diduga Tega Habisi Nyawa Anak Kembarnya Sendiri

Pasalnya, kendati jarang bergaul dengan warga sekitar, Nur setiap harinya yang merawat kedua anak kembarnya.

Tetangga Kaget Nur Putri Diduga Tega Habisi Nyawa Anak Kembarnya Sendiri
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Tempat tinggal pelaku dan korban di sebuah kontrakan di RT 04 RW 08 Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat saat ini telah dipasangi garis polisi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Warga Jalan H. Sanusi RT 04 RW 08, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat tak menyangka bila Nur Putri (21) tega menganiaya satu anak kembarnya hingga tewas.

Pasalnya, kendati jarang bergaul dengan warga sekitar, Nur setiap harinya yang merawat kedua anak kembarnya.

"Dia udah sekitar setahun ngontrak disini. Cuma ya karena masih anak-anak ya jarang keluar dari rumah. Istrinya (terduga pelaku) emang yang jaga anak, kalau suaminya itu ojek online," kata Sutini, salah satu tetangga Nur Putri, Minggu (20/10/2019).

Selama ini, Sutini mengaku tak pernah mendengar Nur memarahi kedua anak kembarnya yang berjenis kelamin perempuan.

Tempat tinggal pelaku dan korban di sebuah kontrakan di RT 04 RW 08 Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat saat ini telah dipasangi garis polisi.
Tempat tinggal pelaku dan korban di sebuah kontrakan di RT 04 RW 08 Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat saat ini telah dipasangi garis polisi. (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA)

"Kalau denger dia marahin anaknya itu saya enggak pernah, karena setiap hari emang dia jagain dua anaknya kan kembar. Cuma emang dia itu suka berantem sama suaminya," kata Sutini

Namun, pada Jumat (18/10/2019) siang, Sutini mengaku sempat mendengar suara seperti benda jatuh dari rumah pelaku yang berada di lantai 2.

Namun, ia tak curiga apa pun. Beberapa waktu kemudian, barulah Nur turun dengan muka panik dan meminta pertolongan warga untuk membawa sang anak ke rumah sakit.

Saat itu, korban berinisial ZNL (2) dalam keadaan kejang-kejang dan terlihat ada luka lebam.

"Makanya saya kok kaget pas denger katanya dia itu pelakunya," kata Sutini.

Tak Melapor

Sementara itu, Ketua RT 04 RW 08, Nusi menyebut bahwa pelaku yang tinggal bersama suami dan dua orang anak kembarnya di wilayahnya tak pernah melapor ke pihaknya.

Karenanya, ia mengaku tak mengenal dengan sosok keluarga tersebut.

"Saya enggak tahu, orang dia tinggal disitu enggak pernah lapor. Saya aja baru ngeliat mukanya itu pas kemarin kejadian, sebelumnya enggak tahu kalau dia tinggal di wilayah saya," katanya.

Saat ini, tempat tinggal pelaku dan korban di lantai 2 sebuah kontrakan yang menjadi lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved