Air Keran di Tangerang Keluar Minyak Tanah Bisa Terbakar, Polisi Keluarkan Imbauan

Jajaran kepolisian sektor Benda sudah menyambangi lokasi rumah warganya yang air kerannya dipenuhi dengan minyak tanah.

Air Keran di Tangerang Keluar Minyak Tanah Bisa Terbakar, Polisi Keluarkan Imbauan
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Air diduga minyak tanah yang keluar dari keran warga, Sayuti (35) di kawasan di Kampung Rawabanban RT 03/06 Kelurahan Jurumudi Batu, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Senin (21/10/2019). 

Diduga minyak tanah yang keluar dari keran itu terjadi di rumah Sayuti (35) di Kampung Rawabanban RT 03/06 Kelurahan Jurumudi Batu, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

Saat TribunJakarta.com mencoba menghampiri rumah Sayuti, santer tercium aroma minyak tanah yang sangat tajam di pekarangan rumahnya.

Aroma minyak tanah semakin tericum saat memasuki ruang tamu milik Sayuti.

Pemandangan janggal pun terjadi di kamar mandinya yang tertampung banyak air berwarna putih pekat layaknya air susu.

Ternyata, saat keran air dinyalakan benar saja air berwarna putih pekat langsung mengucur deras ditambah dengan aroma minyak tanah yang menusuk hidung.

Menurut Sayuti, fenomena tersebut terjadi mulai kemarin, Minggu (20/10/2019) saat ia ingin mencuci piring dan buang air kecil.

"Awalnya pas mau cuci piring, eh air kecil kan makanya saya nyalakan pompa air. Pertama bening kayak biasa, lama lama kok jadi putih pekat dan keluar bau solar dan minyak tanah," jelas Sayuti saat ditemui di kediamannya, Senin (21/10/2019).

Sejak saat itu, keluarganya berhenti menggunakan air yang berasal dari rumahnya untuk aktivitas sehari-hari seperti mandi dan mencuci piring.

Menurut Sayuti, kejadian tersebut hanya terjadi di rumahnya padahal sumur yang digunakan tetangganya berdekatan dengan sumurnya.

Air diduga minyak tanah tersebut parahnya lagi bisa dibakar dan mengeluarkan api cukup besar seperti layaknya minyak tanah pada umumnya.

"Ini bisa dibakar mas, coba saja rendemin ke air ini kertas. Pasti kaku, kalau kena air kan pasti kertasnya lemes kan," kata Sayuti.

Benar saja, saat kertas yang sudah dimasukan ke cairan tersebut berbau minyak dan secara cepat bisa menghasilkan api besar saat dibakar menggunakan korek api.

Malam Puncak Peringatan Hari Santri 2019, Selawat Bergema di Lapangan Banteng

Ribuan Jemaah Hadiri Peringatan Hari Santri di Masjid KH Hasyim Asyari

Gambar 3D Jokowi-Maruf Milik Kios Pojok Galeri Jadi Incaran Warga untuk Swafoto

Ia melanjutkan, air yang berwarna putih keruh tersebut bila didiamkan selama satu sampai dua jam akan berubah kekuningan menyerupai minyak.

"Nanti sejam minimal lah bakal kepisah nih air sama minyak. Minyaknya di atas, nah airnya yang keruh di bawah," sambung Sayuti.

Menurut dia, kejadian mengerikan ini baru pertama kali terjadi di rumahnya.

Ia pun sudah melaporkan ke pihak Kelurahan Jurumudi Baru dan ke Polsek Benda soal cairan diduga minyak yang keluar dari kerannya.

Dikesempatan yang sama, Kapolsek Benda Kompol Doddy Ginanjar mengatakan pihaknya sudah ke lokasi kejadian pagi tadi untuk mengecek kondisi air di rumah Sayuti.

"Kita sudah cek dan benar aromanya seperti minyak tanah bahkan ke solar. Nanti akan kita selidiki lagi sebenarnya zat apa itu," ujar Doddy.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved