Demi Bantu Ibunda, Angga Tak Malu Jualan Kripik di JPO Central Park Setiap Pulang Sekolah

Di bawah bayang-bayang gedung jangkung nan megah Central Park, Angga memegang dua bungkus keripik sembari menawarkan kepada para pejalan kaki itu.

Demi Bantu Ibunda, Angga Tak Malu Jualan Kripik di JPO Central Park Setiap Pulang Sekolah
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Erlangga Muhammad Iqbal, Siswa SMA kelas 11, berjualan di atas JPO demi bantu kebutuhan ibunya pada Senin (21/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, GROGOL PETAMBURAN - Kala bulatan kemuning mentari perlahan berubah jingga, Erlangga Muhammad Iqbal (17) mulai berjualan keripik di atas Jembatan Penyebrangan Orang (JPO).

Sore itu, para pejalan kaki lalu lalang di hadapan Angga, biasa dia disapa.

Mereka lalu lalang menuju arah Central Park maupun sebaliknya menuju arah Jalan Letjen S. Parman.

Erlangga Muhammad Iqbal, Siswa SMA kelas 11, berjualan di atas JPO demi bantu kebutuhan ibunya pada Senin (21/11/2019).
Erlangga Muhammad Iqbal, Siswa SMA kelas 11, berjualan di atas JPO demi bantu kebutuhan ibunya pada Senin (21/11/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

Di bawah bayang-bayang gedung jangkung nan megah Central Park, Angga memegang dua bungkus keripik sembari menawarkan kepada para pejalan kaki itu.

Sisa bungkusan keripiknya masih berada di kantong plastik yang diletakkan di sebelahnya.

"Keripiknya, bu, keripiknya," ujar Angga kepada para pejalan kaki yang melintas di hadapannya.

Sebagian pejalan kaki tercuri perhatiannya oleh kehadiran Angga.

Mereka pun membeli dagangan yang dijualnya bervariasi dari Rp 4 ribu hingga Rp 16 ribu sebungkus.

Remaja berusia 17 tahun itu, berjualan masih dengan berseragam SMA.

Erlangga Muhammad Iqbal, Siswa SMA kelas 11, berjualan di atas JPO demi bantu kebutuhan ibunya pada Senin (21/11/2019).
Erlangga Muhammad Iqbal, Siswa SMA kelas 11, berjualan di atas JPO demi bantu kebutuhan ibunya pada Senin (21/11/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)
Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved