Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Sebut Kumpulkan 150 Meter Kubik Sampah Pascapelantikan Presiden

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta mengumpulkan 150 meter kubik sampah pascapelantikan Joko Widodo sebagai Presiden.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Sebut Kumpulkan 150 Meter Kubik Sampah Pascapelantikan Presiden
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Ilustrasi Sampah 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta mengumpulkan 150 meter kubik sampah pascapelantikan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI.

Kepala Dinas LH DKI Jakarta Andono Warih mengatakan, ratusan meter kubik sampah itu tersebar di beberapa lokasi, seperti di sekitar Gedung DPR/MPR RI dan kawasan Jalan Medan Merdeka.

Gedung DPR/MPR RI yang berada di Jalan Gatot Subroto, Tanah Abang, Jakarta Pusat sendiri merupakan lokasi pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah.

Sedangkan, Jalan Medan Merdeka merupakan pusat konsentrasi massa pendukung Jokowi-Ma'ruf.

Mahfud MD Diminta Presiden Jokowi Jadi Menteri: Saya Siap, Rabu Lusa Diperkenalkan dan Dapat SK

"Jumlah sampah dari kawasan Medan Merdeka dan sekitar Gedung DPR/MPR sebanyak 150 meter kubik" ucapnya, Senin (21/10/2019).

"Pengurangan 7,5 meter kubik dengan residu 142,4 meter kubik," tambahnya menjelaskan.

Meski acara tersebut turut dimeriahkan ratusan orang pendukung Jokowi-Ma'ruf yang menggelar nonton bareng (nobar) di sekitar kawasan Medan Merdeka, namun Andono memastikan, tidak ada fasilitas umum yang rusak.

Sejumlah fasilitas umum dan taman-taman yang ada di sekitar Gedung DPR/MPR RI pun disebut Andono dalam keadaan baik.

"Situasi terkendali dan aman," ujarnya saat dikonfirmasi.

Nenek Paulina Terkejut 3 Orang Istana Kepresidenan Utusan Jokowi Datang: Kok Bisa Ke Sini

Seperti diketahui, Jokowi kembali dilantik menjadi Predisen RI bersama wakilnya Ma'ruf Amin.

Jokowi dan Ma'ruf Amin sendiri akan kembali memerintah selama lima tahun ke depan hingga tahun 2024 mendatang.

Ini merupakan periode keduanya menjabat sebagai Presiden RI, setelah sebelumnya berhasil meraup suara terbanyak pada Pilpres 2014 bersama pendampingnya Jusuf Kalla. (*)

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved