Pelantikan Jokowi dan Maruf

Pemilik Mobil Nissan Tera B1 RI Jadi Tersangka, Bawa Senjata Tajam hingga Beli Undangan Pelantikan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan yang bersangkutan mengaku membeli kartu undangan pelantikan Presiden-Wakil Presiden.

Pemilik Mobil Nissan Tera B1 RI Jadi Tersangka, Bawa Senjata Tajam hingga Beli Undangan Pelantikan
ISTIMEWA/Dokumentasi Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya mengamankan dua orang diduga membawa senjata tajam jenis parang yang disimpan di dalam mobil pada Sabtu (19/10/2019) pukul 23.00. Mobil itu terparkir di lobi Hotel Raffles, Setiabudi, Jakarta Selatan. 

Sementara pemilik mobil diketahui adalah Prof Dr Irwannur Latubual, warga Jalan Raya Kampung Setu Nomor 43 RT 014/002, Kelurahan Bintara Jaya, Bekasi Barat.

Adapun pengemudi mobil adalah Haryono Sangaji (36), asal Taliabu Selatan, Sula, Maluku Utara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, mobil Nissan Terra dengan atribut ormas Barata Yudha itu ditemukan terparkir di Lobi Hotel Raffles di Jalan Prof Dr Satrio, Kelurahan Karet, Kuningan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (20/10/2019) pagi pukul 09.20.

Dari hasil penyelidikan aparat Polrestro Jakarta Selatan, diketahui mobil terparkir di lobi hotel sejak hari Sabtu (19/10/2019) pukul 23.00.

"Dengan bersusah payah, pemilik mobil yang diketahui menginap di Hotel Rafles, berhasil dibangunkan oleh petugas hotel," katanya.

Setelah dilakukan penggeledahan oleh aparat kepolisian bersama dengan pihak hotel, kata Argo ditemukan senjata tajam jenis parang (senjata adat) 2 buah, pelat nopol palsu B 1442 KJM, pin anggota PKRI, kartu anggota PKRI atas nama Haryono Sangaji, dan undangan pelantikan Presidrn dan Wapres RI atas nama Marsekal Madya TNI Purn TH.

"Saat ini kendaraan, pengemudi dan pemilik kendaraan serta sajam diamankan di Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

 Jadi tersangka

Polda Metro Jaya menetapkan status tersangka terhadap pemilik mobil Nissan Terra B 1 RI, yakni Irwannur Latubual (38), warga Jalan Raya Kampung Setu Nomor 43 RT 014/002, Kelurahan Bintara Jaya, Bekasi Barat.

Sebelumnya Irwannur dan mobilnya diamankan Polda Metro Jaya karena diketahui terparkir di lobi Hotel Raffles, Setiabudi, Jakarta Selatan, dan menghalangi lintasan tamu negara, Minggu (20/10/2019) pagi sekira pukul 09.20.

Dari dalam mobil itu, petugas menemukan senjata tajam jenis parang (senjata adat) 2 buah, plat nopol palsu B 1442 KJM, pin anggota PKRI, kartu anggota PKRI atas nama Haryono Sangaji, serta undangan pelantikan Presiden dan Wapres RI atas nama Marsekal Madya TNI Purn Trisno Hendradi.

Saat itu polisi juga turut mengamankan pengemudi mobil Haryono Sangaji (36), asal Taliabu Selatan, Sula, Maluku Utara, yang merupakan rekan Irwannur.

Namun Haryono Sangaji hanya sebatas saksi sementara Irwannur ditetapkan tersangka karena kepemilikan senjata tajam, sekaligus langsung dilakukan penahanan.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (21/10/2019).

"Yang bersangkutan sudah tersangka dan saat ini kita lakukan penahanan berkaitan dengan menguasai sajam artinya kena UU Darurat. Jadi kita proses untuk itu hari ini kita dan kita lakukan penahanan terhadap tersangka itu, Irwannur Latubual," papar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (21/10/2019).

Sementara rekannya atau sopirnya yakni Haryono Sangaji kata Argo hanya sebatas saksi.

Awalnya kata Argi petugas menemukan sebuah mobil Nissan Terra yang didalamnya kedapatan membawa sajam. "Dan kemudian setelah didalami dan kita cek, sajam ternyata punya terlapor yang katanya gelarnya Profesor, Doktor, ngakunya seperti itu, atas nama Irwannur Labual Phd. Jadi sudah doktor, Phd juga. Barang buktinya parang," kata Argo.

Untuk nomot plat mobil Nissan Terra yakni B 1 RI, Argo memastikan adalah plat palsu.

"Plat mobil B 1 RI adalah palsu. Kalau Presiden kan RI 1, sedangkan dia ini B 1 RI tapi palsu," ujar Argo.

Sementara itu, kata Argo.untuk undangan warna merah yang dimiliki tersangka ke acara pelantikan Jokowi-Maaruf, tersangka mengaku membeli undangan itu.

"Tersangka ini ngakunya beli undangan warna merah itu. Nanti kita cek dan dalami lagi. Karena tersangka masih kita interogasi dan jawabannya masih tidak konsisten. Tapi undangan itu dia mengaku beli," kata Argo.

Argo menjelaskan tujuan tersangka membeli undangan ke acara pelantikan Jokowi-Ma'aruf agar dikatakan orang hebat.

"Jadi tujuan dia biar dikatakan orang hebat karena bisa masuk ke acara pelantikan," tambah Argo

Menurut Argo pihaknya masih mendalami kasus ini.

Polda Metro Jaya mengamankan dua orang diduga membawa senjata tajam jenis parang yang disimpan di dalam mobil pada Sabtu (19/10/2019) pukul 23.00. Mobil itu terparkir di lobi Hotel Raffles, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Polda Metro Jaya mengamankan dua orang diduga membawa senjata tajam jenis parang yang disimpan di dalam mobil pada Sabtu (19/10/2019) pukul 23.00. Mobil itu terparkir di lobi Hotel Raffles, Setiabudi, Jakarta Selatan. (Dokumentasi Polda Metro Jaya)

"Kita gali keberadaan yang bersangkutan seperti apa, apakah pernah melakukan pidana lain atau pernah melakukan serangkaian penipuan sedang kita cek, kita cari," kata Argo.

Sebelumnya polisi mengamankan pengemudi dan pemilik kendaraan Nissan Terra B 1 RI, yang diketahui terparkir di lobi Hotel Raffles, Setiabudi, Jakarta Selatan, karena menghalangi lintasan tamu negara, Minggu (20/10/2019) pagi sekira pukul 09.20.

Setelah digeledah, di dalam mobil didapati senjata tajam jenis parang (senjata adat) 2 buah, plat nopol palsu B 1442 KJM, pin anggota PKRI, kartu anggota PKRI atas nama Haryono Sangaji, serta undangan pelantikan Presiden dan Wapres RI atas nama Marsekal Madya TNI Purn Trisno Hendradi.

Sementara pemilik mobil diketahui adalah Prof DR Irwannur Latubual Phd (38), warga Jalan Raya Kampung Setu Nomor 43 RT 014/002, Kelurahan Bintara Jaya, Bekasi Barat.

Sedangkan pengemudi mobil adalah Haryono Sangaji (36), asal Taliabu Selatan, Sula, Maluku Utara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan mobil Nissan Terra dengan atribut ormas Barata Yudha itu, ditemukan terparkir di Lobby Hotel Raffles di Jalan Prof DR Satrio, Kelurahan Karet, Kuningan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (20/10/2019) pagi pukul 09.20.

Dari hasil penyelidikan aparat Polrestro Jakarta Selatan, katanya, diketahui mobil terparkir di lobi hotel sejak hari Sabtu (19/10/2019) pukul 23.00.

"Dengan bersusah payah, pemilik mobil yang diketahui menginap di Hotel Rafles, berhasil dibangunkan oleh petugas hotel," katanya.

Setelah dilakukan penggeledahan oleh aparat kepolisian bersama dengan pihak hotel, kata Argo ditemukan senjata tajam jenis parang (senjata adat) 2 buah, plat nopol palsu B 1442 KJM, pin anggota PKRI, kartu anggota PKRI atas nama Haryono Sangaji, dan undangan pelantikan Presidrn dan Wapres RI atas nama Marsekal Madya TNI Purn Trisno Hendradi.

Saat itu pengemudi dan pemilik kendaraan serta sajam diamankan di Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Tribunnews/WartaKota/BudiMalau)

Penulis: wahyu tribun jakarta
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved