Mantan Staf Ahok Khawatir Pembangunan Kampung Akuarium Picu Munculnya Bangunan Liar

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Ima Mahdiah mengaku khawatir dengan rencana Pemprov DKI membangun kembali kawasan Kampung Akuarium.

Mantan Staf Ahok Khawatir Pembangunan Kampung Akuarium Picu Munculnya Bangunan Liar
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (9/10/2019). 

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi ikut angkat bicara soal rencana Pemprov DKI membangun kembali kawasan Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara.

Politisi PDIP ini pun meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meneruskan program yang telah dijalankan oleh pendahulunya, yaitu Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

Dimana semasa menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Ahok menggusur Kampung Akuarium dan hendak menyulapnya menjadi kawasan cagar budaya.

Sementara itu, kini Pemprov DKI ingin membangun kawasan wisata budaya dan sejarah sekaligus mendirikan pemukiman di wilayah pesisit utara Jakarta itu.

"Saya imbau ke pak Gubernur teruskan saja kebijakan yang baik, jangan kebijakan yang baik di potong-potong gitu," ucapnya, Senin (21/10/2019).

Ia pun mengaku heran dengan keinginan Pemprov DKI membangun pemukiman warga dengan konsep rumah berlapis.

Terlebih, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Peraturan Zonasi, kawasan Kampung Akuarium masuk dalam kategori P3.

Ini berarti kawasan tersebut milik pemerintah daerah dan Pemprov DKI bisa memanfaatkannya untuk memndukung kegiatan pemerintah.

"Sebenernya itu tanah pemerintah. Pemerintah yang sebelumnya kan baik ya, teruskan saja seharisnya, apasih permasalahannya," kata Prasetyo.

Seperti diketahui, Kampung Akuarium dulunya pernah digusur oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 2016 lalu.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved