Posko Pengungsi Korban Kebakaran Bidara Cina Disiagakan Selama Enam Hari

Merujuk hasil koordinasi dengan pihak sekolah dan Kasudin Pendidikan Wilayah Satu Jakarta Timur, untuk sementara kegiatan belajar diliburkan.

Posko Pengungsi Korban Kebakaran Bidara Cina Disiagakan Selama Enam Hari
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kadinsos DKI Jakarta Irwansyah saat menyerahkan bantuan bagi warga secara simbolis ke Lurah Bidara Cina di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (22/10/2019).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Posko pengungsian bagi 350 jiwa warga RW 02 Kelurahan Bidara Cina korban kebakaran bakal bertahan hingga enam hari terhitung sejak Senin (21/10/2019) saat kebakaran terjadi.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) DKI Jakarta Irwansyah mengatakan tenggat waktu tersebut mengingat posko didirikan di halaman SDN Bidara Cina 03 Pagi yang memiliki kegiatan belajar.

"Kita akan siapkan selama enam hari pertama ini, kita menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Setelah enam hari nanti kita lihat perkembangan ke depannya," kata Irwansyah di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (22/10/2019).

Merujuk hasil koordinasi dengan pihak sekolah dan Kasudin Pendidikan Wilayah Satu Jakarta Timur, untuk sementara kegiatan belajar diliburkan.

Tampak depan SDN Bidara Cina 03 Pagi tempat warga RW 02 korban kebakaran mengungsi di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (22/10/2019).
Tampak depan SDN Bidara Cina 03 Pagi tempat warga RW 02 korban kebakaran mengungsi di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (22/10/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Selain kondisi sekolah yang belum sepenuhnya rapih karena jadi akses memadamkan api, aliran listrik belum normal kembali.

"Tentunya kita berharap dalam waktu tidak terlalu lama untuk menyiapkan listrik dan sebagainya agar kegiatan belajar mengajar kembali," ujarnya.

Irwansyah optimis keberadaan tiga tenda pengungsian, logistik, dan dapur umum, tak menggangu aktivitas belajar karena didirikan di halaman sekolah.

Hanya posko medis dari Puskesmas Kecamatan Jatinegara yang meminjam satu ruang kelas di bagian bawah SDN Bidara Cina 03 Pagi.

"Walaupun dalam kondisi darurat karena masih ada tenda di sini, tapi kita harapkan itu tidak mengganggu kegiatan sekolah. Saya sudah koordinasi dengan pak kepala sekolah, dia bilang enggak ada masalah," tuturnya.

Lurah Bidara Cina Dadang Yudi menuturkan kegiatan belajar sekolah di SDN Bidara Cina 03 Pagi baru dimulai setelah PLN rampung memperbaiki instalasi listrik.

Namun dia tak mengetahui pasti kapan perbaikan rusaknya instalasi listrik akibat kebakaran kemarin beres dilakukan petugas PT PLN.

"Informasinya aktivitas belajar normal setelah perbaikan instalasi listrik selesai. Untuk hari ini kegiatan belajar diliburkan sementara," kata Yudi.

Sebagai informasi, 56 rumah warga di RT 08, RT 09, dan RT 12/RW 02 Kelurahan Bidara Cina ludes terbakar dengan jumlah korban terdampak sebanyak 350 jiwa.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved