BNN: Pelapor Rehabilitasi Tidak Akan Ditangkap, Akan Direhabilitasi Lagi

"Bahkan kalau sudah melapor, diberikan kartu lapor, suatu ketika dia khilaf menggunakan sekali dan dia punya kartu itu, dia akan direhabilitasi,"

BNN: Pelapor Rehabilitasi Tidak Akan Ditangkap, Akan Direhabilitasi Lagi
Twitter BNN
Logo Badan Narkotika Nasional (BNN) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Direktur Pasca Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Brigjen Pol Budiyono berharap masyarakat tidak perlu ragu atau malu melaporkan diri untuk menjalani rehabilitasi.

Menurutnya, saat ini banyak masyarakat yang ragu untuk melakukan pelaporan dengan alasan takut ditangkap.

"Jadi memang di masyarakat ada disinformasi, seolah-olah kalau melapor malah ditangkap. Ini hal yang nggak benar," kata Budiyono saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019).

Ia menjelaskan, sesuau Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, pelapor justru akan dilindungi.

"Bahkan kalau sudah melapor, diberikan kartu lapor, suatu ketika dia khilaf menggunakan sekali dan dia punya kartu itu, dia akan direhabilitasi," jelas dia.

Namun, sambungnya, BNN memberikan batasan hingga tiga kali terhadap pelapor.

Ini Daftar Menteri Jokowi Jilid 1 yang Terpental: Ada Wiranto, Susi dan Jonan

French Open 2019: Ini Jumlah Wakil Indonesia yang Sudah Lolos ke Babak 16 Besar

Dikenalkan Jadi Menteri Agama, Fachrul Razi Malah Buat Ngakak Mahfud MD & Jokowi Semringah

"Artinya, walaupun dia punya kartu lapor tapi tiga kali tertangkap, dia akan diproses hukum," ujar Budiyono.

Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri Irjen Boy Rafli Amar juga berharap hal serupa.

"Masyarakat tidak perlu ragu untuk rehabilitasi karena kecanduan narkoba bisa menyebabkan kerusakan mental dan fisik, bahkan kematian," kata Boy.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved