Kabinet Jokowi Maruf Amin

Meutya Hafid: Tiga Pekerjan Rumah Prabowo Subianto sebagai Menhan

Politikus Partai Golkar ini menjelaskan, pekerjaan rumah pertama Prabowo Subianto yaitu segera memenuhi Minimum Essential Force (MEF).

Meutya Hafid: Tiga Pekerjan Rumah Prabowo Subianto sebagai Menhan
KOMPAS.com/Fatimah Kartini Bohang
Anggota DPR RI, Meutya Hafid, Senin (19/3/2018), usai RDPU bersama Menkominfo dan operator telekomunikasi di parlemen. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meutya Hafid memberikan selamat kepada Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju, Prabowo Subianto.

"Penunjukan Prabowo Subanto sebagai Menhan menjadi kesempatan untuk merealisasikan ide pertahanan Indonesia yang kuat di darat, laut, udara, dan cyber. Beliau kan paham betul masalah pertahanan, jadi kami optimis," kata Meutya Hafid dalam keterangan yang diterima, Rabu (23/10/2019).

Politikus Partai Golkar ini menjelaskan, pekerjaan rumah pertama Prabowo Subianto yaitu segera memenuhi Minimum Essential Force (MEF).

"Target MEF alutsista Indonesia 100% tahun 2024 merupakan tugas utama Pak Prabowo. Hingga tahun 2019, MEF sudah mencapai progress 74 persen. Pemenuhan MEF 100% penting karena untuk memenuhi syarat minimal angkatan bersenjata kita bisa bertempur dan agar pertahanan Indonesia mempunyai efek deterrent," kata Meutya.

Kedua, Meutya mengingatkan bahwa industri pertahanan nasional harus diperhatikan.

Menurutnya, industri pertahanan dalam negeri harus dikembangkan sehingga negara mampu memproduksi sendiri alutsista tanpa bergantung atau bahkan dikontrol negara lain.

Bahkan ide pembentukan holding National Defense and Hightech Industries (NDHI) sudah ada, tinggal kita bahas bersama.

PR ketiga yang menjadi perhatian adalah peningkatan kualitas SDM dan kesejahteraan anggota TNI.

Janji Presiden Joko Widodo saat HUT TNI 5 Oktober 2019 sudah jelas, salah satu yang akan dilakukan adalah dengan meningkatkan tunjangan bagi anggota TNI hingga 80 persen pada 2020.

Dirinya menkjelaskan, DPR bersama Kemhan sudah setuju untuk memberikan bantuan kredit perumahan bagi anggota TNI.

Dirinya berharap kesejahteraan anggota TNI akan meningkat setiap tahunnya.

“Selama ini DPR selalu mendukung berbagai langkah Menhan, di bidang legislasi pada akhir periode lalu kami mengesahkan UU Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN) yang diajukan Kemhan, bahkan Kemhan tahun anggaran 2020 mendapatkan alokasi anggaran Rp 127,4 Triliun atau yang terbesar dari seluruh kementerian lain. Harapan kami kedepan Menhan dapat bekerjasama dengan baik bersama DPR RI dalam mewujudkan semangat Pertahanan Nasional yang solid," katanya.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved