Buntut Prostitusi di Apartemen, Wali Kota Depok Akan Revisi Perda IMB

Terbongkarnya kasus prostitusi di kamar Apartemen di bilangan Jalan Raya Margonda, Beji, Kota Depok, menyorot perhatian Wali Kota Depok Mohammad Idris

Buntut Prostitusi di Apartemen, Wali Kota Depok Akan Revisi Perda IMB
intisari
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Terbongkarnya kasus prostitusi di sebuah kamar Apartemen di bilangan Jalan Raya Margonda, Beji, Kota Depok, menyorot perhatian Wali Kota Depok Mohammad Idris.

Dikonfirmasi wartawan, Idris menuturkan pihaknya akan melakukan sejumlah langkah yang di antaranya merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

"Kami akan masukan wewenang otoritas bagi wilayah seperti RT RW LPM, untuk bisa masuk melakukan pengawasan dan sebagainya," ujar Idris dalam konfirmasinya, Kamis (24/20/2019).

Usai Bacok Preman Kampung Hingga Tewas, Tulen Kabur ke Pesantrennya di Banten

Selain itu, Idris juga menegaskan pihaknya akan berkolaborasi dengan para pihak lainnya seperti Polresta Depok, Kodim 0508, dan Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok.

"Karena Ketua PN baru, Dandim baru, Kapolres baru, kita akan kolaborasi dalam waktu dekat untuk koordinasi sehingga kegiatan ini bisa kolaboratif," jelasnya.

Ekploitasi Gadis-gadis Perawan Dijual Rp 20 Juta di Bogor, Polisi Ungkap Modus Pelaku Rekrut Korban

Sebelumnya diberitakan, Polresta Depok berhasil mengamankan seorang pria berinisial MR (20) yang berperan sebagai mucikari.

Modus yang digunakan MR, adalah membuat akun twitter mengatasnamakan wanita korbannya untuk dijajakan pada para pria hidung belang di sosial media. (*)

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved