Karena Takut, Buronan Kasus Dugaan Penganiyaan Ninoy Karundeng Menyerahkan Diri ke Polisi

Sebelum menyerahkan diri, ia lebih dulu datang ke Masjid Al Fallah di Pejompongan, Jakarta Pusat.

Karena Takut, Buronan Kasus Dugaan Penganiyaan Ninoy Karundeng Menyerahkan Diri ke Polisi
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Shairil Anwar (36), buronan kasus dugaan penganiayaan Ninoy Karundeng, saat menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya, Kamis (24/10/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Seorang buronan polisi bernama Shairil Anwar (36) menyerah diri ke Polda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (24/10/2019).

Shairil diduga terlibat kasus penculikan dan penganiayaan relawan Jokowi, Ninoy Karundeng.

Sebelum menyerahkan diri, ia lebih dulu datang ke Masjid Al Fallah di Pejompongan, Jakarta Pusat.

Setelahnya, ia menuju Polda Metro Jaya didampingi Ketua Harian Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Fallah, Feri.

"Kami dari DKM Masjid Al Fallah Pejompongan beritikad baik membawa seorang DPO sesuai press release kemarin. Beliau datang ke kami untuk menyerahkan diri," kata Feri di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Ia menjelaskan, Shairil datang seorang diri ke Masjid Al Fallah sekitar pukul 13.00.

Shairil kemudian meminta Feri mengantarkannya ke Polda Metro Jaya untuk menyerahkan diri. Feri mengatakan Shairil menyesali perbuatannya.

"Karena ada rasa takut dan menyesali perbuatannya, dia berpikir ini waktu yang tepat untuk menyerahkan diri," ujar Feri.

Selama buron, Feri menyebut Shairil kerap berpindah tempat seperti Bogor dan Bekasi.

"Ya karena takut itu," ucap dia.

Menkes dr Terawan: Sosok yang Religius, Naik Pangkat Luar Biasa Jadi Letjen, Fokus Soal Stunting

Sepasang Muda-mudi Terjaring Razia Satpol PP di Indekost Jakarta Barat, Keduanya Tak Miliki KTP

BNN dengan KY Bahas Putusan MA yang Batalkan Putusan Mati Gembong Narkoba Jadi Penjara 20 Tahun

Dalam kasus ini, Shairil diduga berperan memberikan perintah penganiayaan dan intimidasi terhadap Ninoy.

Secara keseluruhan, Polisi telah menetapkan 16 tersangka pada kasus penculikan dan penganiayaan Ninoy, termasuk istri Shairil, dokter Insani.

14 tersangka lainnya adalah AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, R, F, dan Sekjen PA 212 Bernard Abdul Jabbar.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved