Kasian Tewas Dibacok Anak Kandung: Asah Celurit Demi Restu Ayah, Disaksikan Istri Pelaku dan Korban

Peristiwa mengerikan terjadi di Kabupaten Pringsewu Lampung. Cekcok antara anak dan ayahnya berakhir maut.

tnp.sg
Ilustrasi Penusukan 

TRIBUNJAKARTA.COM, LAMPUNG - Peristiwa mengerikan terjadi di Kabupaten Pringsewu Lampung.

Cekcok antara anak dan ayahnya berakhir maut.

Sang Ayah, Ahmad Kasian (85), warga Pekon Bumi Ratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, tewas di tangan anak bungsunya, Dwi (31).

Kejadian memilukan itu terjadi pada Rabu (23/10/2019) sekira pukul 18.30 WIB.

Dikutip dari TribunLampung.co.id, Kaisan roboh bersimbah darah setelah terkena sabetan celurit di bawah ketiak sebelah kiri.

Akibat luka yang diperkirakan menembus paru-parunya, kakek dua anak tersebut meregang nyawa.

Jasad korban sudah dibawa ke IGD Rumah Sakit Umum Daerah Pringsewu untuk divisum.

Pelaku Tertangkap

Ahmad Kasian (78) divisum di RSUD Pringsewu. Warga Pekon Bumi Ratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, itu tewas bersimbah darah di tangan putra bungsunya, Rabu (23/10/2019) sekira pukul 18.30 WIB.
Ahmad Kasian (78) divisum di RSUD Pringsewu. Warga Pekon Bumi Ratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, itu tewas bersimbah darah di tangan putra bungsunya, Rabu (23/10/2019) sekira pukul 18.30 WIB. (Tribun Lampung/Didik)

Anak yang membacok ayah kandungnya hingga tewas sudah diamankan polisi.

Kepala Polsek Pagelaran AKP Syafri Lubis mengatakan, pihaknya sudah menangkap tersangka Dwi (31).

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved