Purwito Penyandang Disabilitas Tak Kenal Menyerah Keliling Jual Perabotan, Pernah Ditabrak Ojol

Di tepi jalan raya, Purwito (59) berjalan perlahan sembari memakai tas keranjang dari anyaman bambu berisi perabotan rumah.

Purwito Penyandang Disabilitas Tak Kenal Menyerah Keliling Jual Perabotan, Pernah Ditabrak Ojol
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Sosok Purwito, pantang menyerah menjalani hidup dengan berjualan perabotan meski tanpa kaki kiri di kawasan Kramat Jati pada Kamis (24/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Di tepi jalan raya, Purwito (59) berjalan perlahan sembari memakai tas keranjang dari anyaman bambu berisi perabotan rumah.

Pria asal Purbalingga, Jawa Tengah itu, mengandalkan satu kaki kanannya dan sepasang tongkat untuk membantunya berjalan.

Sosok Purwito, pantang menyerah menjalani hidup dengan berjualan perabotan meski tanpa kaki kiri di kawasan Kramat Jati pada Kamis (24/11/2019).
Sosok Purwito, pantang menyerah menjalani hidup dengan berjualan perabotan meski tanpa kaki kiri di kawasan Kramat Jati pada Kamis (24/11/2019). (TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas)

Sekujur tubuhnya penuh peluh lantaran sebagai penjual perabotan, ia berjalan berkeliling di tengah sengatan mentari yang terik.

Sejak pagi tiba, Purwito keluar kontrakan untuk menjual perabotan rumah tangga.

Untuk membawa perabotan, Purwito menggunakan tas keranjang yang bisa dibawa layaknya tas ransel.

Sosok Purwito, pantang menyerah menjalani hidup dengan berjualan perabotan meski tanpa kaki kiri di kawasan Kramat Jati pada Kamis (24/11/2019).
Sosok Purwito, pantang menyerah menjalani hidup dengan berjualan perabotan meski tanpa kaki kiri di kawasan Kramat Jati pada Kamis (24/11/2019). (TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas)

Kedua tali bahu tas keranjang itu berbahan busa dengan dilapisi kain jok bekas sofa.

Sementara untuk melindungi punggung Purwito dari gesekan bambu, bagian belakang tas dilapisi bantal berbusa tipis.

Di dalam tas keranjang anyaman bambu yang dibawanya, terlihat beberapa sapu, pel, serokan, celengan plastik, penutup bak sampah, dan lain-lain.

Biasanya, ia berkeliling di kawasan Pasar Induk, Rindam Jaya, dan sekitarnya.

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved