Breaking News:

Wali Kota Tangerang Panen Berbagai Macam Tanaman di Kampung yang Dulunya Kumuh

Selain mempercantik dan memanjakan mata, hasil panen juga dapat dijadikan pemasukan untuk warga sekitar.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat memanen di RW 03 Kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci, Tangerang, Kamis (24/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, KARAWACI - Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah bersama Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang panen berbagai jenis tanaman di Kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci.

RW 03 Kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci sendiri dulunya kampung yang terkenal kumuh karena sering terkena banjir besar kalau musim hujan melanda Kota Tangerang.

Namun, beberapa tahun lalu kawasan tersebut ikut program Kampung Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang disulap menjadi kampung asri penuh tanaman yang dapat dipanen.

Selain mempercantik dan memanjakan mata, hasil panen juga dapat dijadikan pemasukan untuk warga sekitar.

"Tadinya di sini sering banjir mungkin terkesan kumuh, sekarang bisa jadi taman luar biasa," ujar Arief sambil panen berbagai tanaman, Kamis (24/10/2019).

Kata Arief, bukan hanya bercocok tanam, warga sekitar juga diberikan edukasi soal pemberdayaan hasil panen agar bisa dinikmati warga luar Karawaci.

Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021, Singkirkan Brasil dan Peru Hingga Kunci Sukses PSSI

"Dan luar biasanya, masyarakat yang ingin tanaman fresh tanpa kimia datang saja ke kampung Antorium, karena setiap hari bisa dipanen langsung dan bisa dinikmati langsung," jelas Arief.

Kampung tersebut pun telah menghasilkan banyak tanaman sayuran seperti tomat, terong, timun, kailan, kembang kol, dan masih banyak lainnya.

Menurut Arief, selain dijual dalam bentuk mentahan, warga RW 03 Kelurahan Nambo Jaya juga menjual produknya dalam bentuk olahan.

Seperti manisan terong, manisan pepaya, manisan tomat, sambal, keripik terong, dan masih banyak lagi.

"Di sini juga langsung diolah, jadi teman-teman yang bikin keripik terong langsung fresh dicabut dibersihkan dipotong tipis-tipis, dibumbuin, dan digoreng," tutup Arief.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved