7 Gaya Modis Angela Tanoesoedibjo, Putri Bos MNC Group Digadang Jadi Wakil Menteri Kabinet Jokowi

Putri Sulung Bos MNC Group, Angela Herliani Tanoesoedibjo hadir di Istana Negara jelang pengumuman wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Muji Lestari
Instagram @angelatanoesoedibjo
Angela Hary Tanoesodibjo Putri Bos MNC Group 

TRIBUNJAKARTA.COM - Putri Sulung Bos MNC GroupAngela Herliani Tanoesoedibjo hadir di Istana Negara jelang pengumuman wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju pada Jumat (25/10/2019). 

Putri Ketua Umum Partai Perindo itu tiba di Istana Negara setelah sebelumnya hadir Budi Gunadi Sadikin (Dirut Inalum), Wahyu Sakti Trenggono (Bendahara TKN), Zainut Tauhid (Waketum MUI). Semuanya mengenakan kemeja putih ketika tiba di Istana.

Sesaat setelah tiba, Angela Herliani Tanoesodibjo tak memberikan komentar kepada wartawan.

Angela Herliani Tanoesodibjo terlihat mengenakan baju kemeja putih lengan panjang dan celana warna hitam. 

Direktur Perseroan MNC Group tersebut langsung masuk ke Istana Negara menyusul tokoh lainnya.

Santer beredar kabar kedatangan Angela Herliani Tanoesoedibjo ke Istana untuk menjadi wakil menteri

Kendati demikian, saat ini belum diketahui kepastiannya. 

Lantas siapakah sebenarnya Angela Herliani Tanoesodibjo?

Angela Herliani Tanoesodibjo merupakan lulusan Universitas Teknologi Sydney Australia pada tahun 2008 program Arts in Communications (Media Arts and Production).

Angela lalu melanjutkan pendidikan tinggi master di Universitas New South Wales Australia, bidang keuangan.

Pernikahan tersebut dihadiri beberapa artis internasional, seperti David Cook, Nicole Scherzinger, Ruben Studdard dan David Foster.

Kini pasangan tersebut telah dikaruniai dua anak putra dan putri bernama Theodore yang lahir di 2013 dan Madeline yang lahir di 2014.

Putri bos MNC Group itu sebenarnya telah menunjukkan ketertarikannya dalam dunia politik ini dengan cara ikut serta menjadi caleg DPR dari Perindo untuk Dapil Jatim I.

Namun sayang langkahnya harus terhenti karena partainya memiliki perolehan suara dibawah batas ambang batas parlemen.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved