Kabinet Jokowi Maruf

Balada Projo yang Sempat Pamit: Ketum Jadi Wamen, Jangan Baper, Benih Cinta untuk Prabowo Tumbuh

Projo melalui ketua umumnya Budi Arie Setiadi mengatakan pamit karena tidak dibutuhkan lagi oleh Presiden.

Balada Projo yang Sempat Pamit: Ketum Jadi Wamen, Jangan Baper, Benih Cinta untuk Prabowo Tumbuh
Seno Tri Sulistiyono/Tribunnews.com
Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi 

TRIBUNJAKARTA.COM, BANTAR JATI- Ormas Pro Jokowi atau Projo sempat menyatakan undur diri atau pamit.

Projo melalui ketua umumnya Budi Arie Setiadi mengatakan pamit karena tidak dibutuhkan lagi oleh Presiden.

Hari ini, Budi Setiadi mengatakan Projo tidak jadi bubar karena ternyata masih dibutuhkan Jokowi. Dia mengatakan itu usai mendapat jabatan sebagai wakil menteri.

Simak ringkasan TribunJakarta:

1. Projo undur karena Prabowo jadi menteri

Keputusan Presiden Joko Widodo memilih Prabowo Subianto masuk dalam Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 mendapat respons negatif dari Relawan Projo.

Sekjen Projo Handoko mengaku kecewa terhadap masuknya Prabowo yang notebene rival dalam kontestansi pemilu presiden

"Ada kekecewaan soal Prabowo jadi Menhan mengingat dia rival yang cukup keras waktu itu, tapi sekarang menjadi Menhan. Kami memahami itu jadi kekecewaan," katanya di DPP Projo, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019).

Handoko mengatakan kawan-kawan Projo di grassroot sangat kecewa dengan keputusan tersebut.

Menurutnya ini menjadi sebuah realitas politik yang cukup tidak biasa untuk mereka terima.

Halaman
1234
Penulis: erik sinaga
Editor: Suharno
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved