Menyesal Usai Bunuh Anak Kembarnya, Pelaku Mengaku Depresi dan Kesal Pada Suami

Ia pun terancam dijerat pasal berlapis, mulai dari pasal penganiayaan, pasal pembunuhan hingga UU Perlindungan Anak.

Menyesal Usai Bunuh Anak Kembarnya, Pelaku Mengaku Depresi dan Kesal Pada Suami
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
NP (21) ibu muda di Kebon Jeruk, Jakarta Barat yang membunuh satu anak kembarnya 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Di Lantai tiga ruangan Mapolsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, NP (21) terus menunduk saat polisi membeberkan kronologi dan motif yang membuatnya tega menghabisi nyawa anaknya sendiri dengan cara tragis.

Ibu muda ini didampingi oleh Anggota  Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Polsek Kebon Jeruk saat dihadirkan kepada awak media.

Masker hijau menutupi wajahnya. Hanya kedua matanya saja yang terlihat berkaca-kaca. Sesekali, kedua tangannya yang diborgol diangkat untuk mengelap airmatanya.

Setelah sempat membatah sewaktu diamankan usai kejadian, kini NP mengakui semua perbuatan kejinya tersebut yang ia lakukan di rumah kontrakannya di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Jumat (18/10/2019) pekan lalu.

Dengan menahan isak tangis, NP mengaku sangat menyesali perbuatannya tersebut.

"Saya menyesal," jawab NP singkat sambil terisak di Mapolsek Kebon Jeruk, Jumat (25/10/2019).

Sebagai seorang ibu, NP mengaku menyayangi buah hatinya tersebut. 

Namun, peristiwa pada Jumat lalu disebutnya sebagai puncak depresi yang dirasakannya selama beberapa bulan terakhir.

NP mengaku depresi lantaran hubungan rumah tangganya dengan sang suami sudah tak harmonis. 

Halaman
12
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved