Pria Ini Terima Komisi Rp 8 Juta dari Istri Setiap Kirim TKW ke Irak, Modus Paksa Korban Terbongkar

Polres Indramayu berhasil membongkar kasus human trafficking atau perdagangan manusia. Dimana pelaku melakukan pengiriman TKW ke Irak.

Pria Ini Terima Komisi Rp 8 Juta dari Istri Setiap Kirim TKW ke Irak, Modus Paksa Korban Terbongkar
Tribun Cirebon/Handhika Rahman
Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki saat melakukan konferensi pers di Mapolres Indramayu, Jumat (25/10/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Polres Indramayu berhasil membongkar kasus human trafficking atau perdagangan manusia.

Dimana pelaku melakukan pengiriman TKW ke Irak.

Padahal, pengiriman TKW ke negara-negara timur tengah sekarang ini sudah dilarang.

Dikutip dari TribunJabar.id, pelarangan tercantum dalam Peraturan Menteri Nomor 260 Tahun 2015 tentang Penghentian dan Pelarangan Penempatan TKI pada Pengguna Perseorangan ke kawasan Timur Tengah.

Alasan utamanya, ialah karena di negara-negara timur tengah belum adanya regulasi mengenai perlindungan pekerja migran di negara penempatan.

Pelaku Diminta Istri

Pelaku human trafficking atau perdagangan manusia berinisial DS (25) saat digelandang polisi di Mapolres Indramayu, Jumat (25/10/2019).
Pelaku human trafficking atau perdagangan manusia berinisial DS (25) saat digelandang polisi di Mapolres Indramayu, Jumat (25/10/2019). (tribunjabar/Handhika Rahman)

Kapolres Indramayu, AKBP M. Yoris MY Marzuki mengatakan, dalam kasus human trafficking atau perdagangan manusia, pihaknya berhasil membekuk pelaku berinisial DS (25).

Kasus trafficking itu dilakukan pelaku secara ilegal atau sembunyi-sembunyi.

Ia mengirimkan TKW-TKW ke negara Irak sejak 4 bulan terakhir.

"Pelaku ini mengakui perbuatannya itu atas permintaan istri yang berada di Irak untuk memberangkatkan TKW ke sana," ujar Kapolres Indramayu kepada Tribuncirebon.com saat Konferensi Pers di Mapolres Indramayu, Jumat (25/10/2019).

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved