Dua Orang Mengalami Luka Bacok Akibat Bentrok Antar Kelompok Masyarakat di Tanah Abang

Kedua korban berinisial T (34) dan KS (51), mereka mengalami luka parah akibat dibacok oleh kelompok lawannya.

Dua Orang Mengalami Luka Bacok Akibat Bentrok Antar Kelompok Masyarakat di Tanah Abang
ISTIMEWA
Ilustrasi Pembacokan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Bentrok antar kelompok masyarakat di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Jumat (25/10/2019) sore menimbulkan korban.

"Akibat bentrok ada dua orang luka," ucap Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono, Sabtu (25/10/2019).

Kedua korban berinisial T (34) dan KS (51), mereka mengalami luka parah akibat dibacok oleh kelompok lawannya.

Korban T mengalami luka bacok di bagian paha kiri. Sedangkan, KS mengalami luka parah di tangan kiri, luka sobek di perut sebelah kanan, dan jari tangan kanan putus.

Seperti diberitakan sebelumnya, bentrok antar kelompok masyarakat terjadi di Jembatan Bongkaran, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Jumat (25/10/2019) sore.

Peristiwa ini bermula saat sekelompok warga menyatroni kantor DPC Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten sekira pukul 16.00 WIB.

Mereka datang untuk menemui Ketua DPC BPPKB Banten sambil menenteng sejumlah senjata tajam, seperti golok dan samurai.

Namun, sesampainya di lokasi, mereka tidak berhasil menemui sang ketua, sehingga mereka nekat melakukan pengerusakan di kantor DPC BPPKB Banten itu.

Santri yang Ramal Prabowo Jadi Menteri Rindu Sosok Ibu, Keluar dari Pesantren Karena Tak Ada Biaya

Pasutri Pemilik Rumah yang Terbakar di Kebon Jeruk Mengalami Luka Bakar 90 Persen

Tak hanya melakukan pengerusakan, massa turut melakukan pembacokan terhadap dua orang anggota BPPKB Banten yang saat itu berada di lokasi.

Bentrok pun sempat semakin memanas, saat anggota organisasi massa (Ormas) BPPKB Banten tidak terima kantornya dirusak dan rekannya dibacok oleh sekelompok orang tersebut.

Beruntung, pihak kepolisian dari sektor Metro Tanah Abang dan Polres Metro Jakarta Pusat langsung bergerak cepat menuju lokasi keributan di kawasan Jembatan Bongkaran, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Polisi pun langsung mengamankan tiga orang tersangka yang diduga melakukan pengerusakan kantor ormas tersebut.

"Ada tiga yang kami amankan, inisialnya DF, HM, dan MF," ujar Lukman saat dikonfirmasi.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved